Kamis, 05 Januari 2012

Sejarah Lahirnya Israel dan Bangsa Ashkenazi (Khazar)

  1. Fakta Mengapa Israel tidak Berhak Atas Wilayahnya Dan Wilayah Palestina

    Mungkin banyak yang belum tahu apa itu Ashkenazi?

    Ada baiknya kita mengetahui sedikit sejarah keluarga yang paling berpengaruh di dunia, yaitu keluarga Rothschild.

    Rothschild mengklaim mereka adalah orang Yahudi, namun kenyataannya mereka adalah orang Khazar. Mereka datang dari sebuah negara yang disebut Khazaria, yang terletak di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang sekarang dimiliki oleh Georgia. Alasan mengapa keturunan Khazar mengklaim mereka sebagai orang Yahudi adalah karena pada tahun 740 Masehi, atas perintah dari raja mereka (King Bulan), rakyat Khazaria harus memeluk kepercayaan Yahudi, tetapi tentu saja itu tidak mengubah gen mereka dari Mongolia Asia (Turki) menjadi orang Yahudi.

    Saat ini, 90% orang Yahudi di dunia adalah keturunan dari Khazar, atau yang lebih sering disebut sebagai Yahudi Ashkenazi. Orang-orang ini berbohong kepada seluruh dunia bahwa tanah Israel adalah tanah leluhur mereka, padahal kampung halaman sebenarnya dari nenek moyang mereka ada di Georgia yang terletak 800 mile dari Israel.

    Jadi, lain kali kalau Anda mendengar Perdana Menteri Israel berpidato tentang penyiksaan terhadap Yahudi, ingatlah ini, setiap Perdana Menteri dari Israel sampai sekarang adalah Yahudi Ashkenazi. Jadi ketika mereka mengatakan bahwa adalah hak mereka untuk mendirikan negara Israel di tanah leluhur mereka, mereka secara sengaja sedang berbohong padamu, karena mereka sebenarnya tidak berasal dari sana, dan mereka sendiri mengetahuinya, sebab mereka sendirilah yang menyebut mereka sebagai Yahudi Ashkenazi.
    Barriers Down - Kent Cooper - 1942 The Mind Of Adolf Hitler - Walter Langer - 1943 The Empire Of The City - E. C. Knuth - 1946 The Jewish State - Theodor Herzl - 1946 The Curious History of the Six-Pointed Star - G. Scholem - 1949 Secrets Of The Federal Reserve - Eustace Mullins - 1952 Tales Of The British Aristocracy - L. G. Pine - 1957 Red Fog Over America - William Guy Carr - 1958 A Jewish Defector Warns America (Spoken Word Recording) - Benjamin H. Freedman - 1961 The Rothschilds - Frederic Morton - 1962 The Illuminati and the Council on Foreign Relations (Spoken Word Recording) - Myron Fagan - 1967 Ben-Gurion: The Armed Prophet - Michael Bar-Zohar - 1967 The Hidden Tyranny - Benjamin Freedman - 1971 None Dare Call It Conspiracy - Gary Allen - 1972 The Gulag Archipelago, Vol. 2, Parts 3 and 4 - Aleksandr Solzhenitsyn - First English translation published 1975. Wall Street And The Rise Of Hitler - Anthony C. Sutton - 1976 The Rosenthal Document - Walter White, Jr. - 1978 Two Rothschilds And The Land Of Israel - Simon Schama - 1978 The Samson Option: Israel's Nuclear Arsenal and American Foreign Policy - Seymour M. Hersh - 1991 A History of the Jews in America - Howard M. Sachar - 1992 Deliberate Deceptions: Facing the Facts About the U.S. Israeli Relationship - Paul Findley - 1993 Descent Into Slavery - Des Griffin - 1994 Bloodlines Of The Illuminati - Fritz Springmeier - 1995 Jewish History, Jewish Religion - Israel Shahak - 1994 Satan Speaks - Anton Szandor LaVey - 1998 The Elite Serial Killers of Lincoln, JFK, RFK & MLK - Robert Gaylon Ross - 2001 Never Again? The Threat Of The New Anti-Semitism - Abraham H. Foxman - 2004 The Elite Don’t Dare Let Us Tell The People - Robert Gaylon Ross - 2004 Codex Magica - Texe Marrs - 2005
    OK, itu penggalan pokok pembahasan utama dari tret ini, kelanjutan Pemaparan/perincian sejarahnya ada di post-post berikutnya.


    New York Times Menyatakan bahwa Yahudi Keturunan-Eropa adalah Palsu dan tidak memiliki hubungan darah kepada Ibrahim

    Fakta bahwa kebanyakan mereka yang menyebut dirinya Yahudi adalah bukan Yahudi (Rev. 2:9) dan tidak berhak mengakui wilayah Palestina dan tidak boleh menindas orang Palestina karena mereka tidak mempunyai hubungan genetik kepada Ibrahim, Ishaq dan Ya'kub. N.Y. Times dalam edisi tanggal 29 Oktober, 1996, memuat tulisan berjudul, "Scholars Debate Origins of Yiddish and the Migrations of Jews," menyatakan sbb:

    "Membuka permasalahan ini yang merupakan pusat misteri mengenai asal-usul orang Yahudi Eropa Timur. Banyak sejarawan percaya bahwa hampir tidak cukup jumlah orang Yahudi di Eropa Barat yang bertanggungjawab atas jumlah penduduk yang kemudian tumbuh dengan pesat di Polandia, Lithuania, Ukraine dan wilayah yang berdekatan lainnya

    "Dengan merekonstruksi bahasa ibu Yiddish, ahli bahasa mengharapkan dapat menggambarkan alur migrasi Yahudi dan bahasanya dengan tepat yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya.

    Hal ini bahkan pernah disarankan berdasarkan bukti ilmu bahasa, bahwa Yahudi Eropa Timur sebagian besar bukan bagian diaspora dari Timur Tengah, akan tetapi berasal dari kelompok etnis lain yang memeluk agama Yahudi.

    "...Seorang ahli bahasa baru-baru ini membuktikan bahwa bahasa Yiddish awalnya sebagai sebuah bahasa Slav yang 'lentur-relexified,' yang kosa katanya kebanyakan diganti dengan kata-kata bahasa Jerman.

    "...Terlebih lagi kemelutnya adalah studi pembahasan demografis yang mengindikasikan bahwa selama masa Abad Pertengahan, orang Yahudi di Eropa Barat jumlahnya tidak lebih dari 25,000 sampai 35,000. Jumlah ini sulit untuk dicocokan dengan studi lain yang menunjukkan bahwa pada abad ke-17 di Eropa Timur terdapat ratusan ribu orang Yahudi.

    "...Beberapa orang sarjana meyakini akar kata bahasa Yiddish, dan bahkan orang Yahudi Ashkenazi sendiri mempercayai bahwa akar bahasanya berasal dari timur. Dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1976, The Thirteenth Tribe, Arthur Koestler memberikan usul yang mengejutkan, usul yang tidak pernah dianggap serius oleh para ahli bahasa, bahwa orang Yahudi Eropa Timur bukanlah keturunan Semit yang sebenarnya – bahwa sebagian besar mereka merupakan keturunan bangsa Turki Khazars, yang pada abad pertengahan pindah ke dalam agama Yahudi secara massal (en masse).

    "Baru-baru ini, disertasi kontroversial Koestler telah dihidupkan kembali dan diperluas kajiannya dalam sebuah buku berjudul, Yahudi Ashkenazi: seorang Turki-Slavia dalam Pencarian Identitas Yahudi (The Ashkenazic 'Jews': A Slavo-Turkic People in Search of a Jewish Identity ) (Slavica Publishers), pada tahun 1993 oleh Dr. Paul Wexler, seorang ahli bahasa pada Universitas Tel Aviv.

    "Wexler mempergunakan satu rekonstruksi Bahasa Orang Yahudi untuk membuktikan bahwa awalnya sebagai sebuah bahasa Slavic yang sebahagian besar kosa katanya diganti dengan kata-kata bahasa Jerman. Bahkan selanjutnya dia berpendapat bahwa sebahagian besar Yahudi Ashkenazi adalah bangsa Slav dan Turki yang memeluk agama Yahudi yang kemudian bergabung dengan penduduk Yahudi Palestina yang sedikit jumlahnya yang berasal dari Diaspora."

    Hidden Works of Darkness Brought to Public Light
    dari TS: Kebohongan Israel Atas Wilayahnya di Timur Tengah
    Saya, anda dan seluruh orang di dunia ini telah di tipu, dibohongi, dimanipulasi untuk bisa menerima bahwa orang-orang yang selama ini mengklaim dengan keras dan lantang bahwa mereka adalah orang yahudi dan berhak atas tanah palestina yang sekarang menjadi Israel, ternyata BUKAN.

    Mereka bukanlah orang Yahudi seperti yang diklaim selama ini. Mereka bukanlah orang2 yahudi yang diceritakan di 3 kitab suci agama besar.
    Mereka bukanlah keturunan Yaqub. Tapi mereka adalah keturunan Yafith/Japheth salah satu anak dari Nabi nuh. Yang melahirkan orang2 bangsa Turki. Jika kita melakukan penelitian, maka bangsa Khazar / Ashkenazi yang saat ini menguasai tanah Israel yang mereka kliam adalah tanah warisan nenek moyangnya padahal BUKAN, merekalah yang didalam kitab suci (Alquran dan Alkitab) disebut kaum Ya'Juj dan Ma'Juj atau Gog dan Magog.




    lihat peta ini, apa bukan perampokan?
    referensi dari youtube:

    YouTube - ZEITGEIST (Subtitle Bahasa Indonesia) 9/13
    YouTube - ZEITGEIST (Subtitle Bahasa Indonesia) 10/13
    YouTube - ZEITGEIST (Subtitle Bahasa Indonesia) 11/13
    YouTube - ZEITGEIST (Subtitle Bahasa Indonesia) 12/13
    YouTube - ZEITGEIST (Subtitle Bahasa Indonesia) 13/13

  2. lanjutan dari Quote pertama
    Kitab Wahyu Bab 2 ayat 9 :
    “Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu – namun engkau kaya – dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.”

    Darah keturunan paling kaya dan pemimpin dari Yahudi Ashkenazi di dunia saat ini adalah keluarga Rothschild. Rothschild mendapatkan semuanya ini berkat kebohongan, manipulasi, dan pembunuhan. Darah keturunan mereka sudah menyebar ke keluarga kerajaan di Eropa, dan nama-nama keluarga berikut: Astor, Bundy, Collins, duPont, Freeman, Kennedy, Morgan, Oppenheimer, Rockefeller, Sassoon, Schiff, Taft, dan Van Duyn.

    Namun, keluarga-keluarga di atas bukanlah semua dari yang harus Anda khawatirkan. Yahudi Ashkenazi selama abad-abad ini telah mengganti nama mereka, supaya mereka akan tampak seperti bagian dari ras dominan di setiap negara yang mereka tempati. Setelah mereka mendapatkan posisi yang berpengaruh di negara tersebut, mereka akan mengeksploitasi negara itu untuk majikan sebenarnya. Banyak bukti untuk membuktikan Rothschild masih melanjutkan tradisi penipuan ini.

    Namun, tentu saja dunia ini adalah tempat yang luas. Saya bisa saja mengganti marga saya menjadi Rothschild, dan itu tidak akan membuat saya menjadi bagian dari mereka. Jadi, jangan secara otomatis mengandaikan bahwa semua orang dengan nama keluarga di atas adalah bagian dari jaringan kriminal Rothschild. Dan yang lebih penting lagi, mayoritas Yahudi Ashkenazi tidaklah bersalah dan bukan bagian dari mereka. Anda perlu melakukan penelitian sendiri, artikel ini adalah untuk menginformasikan orang-orang siapa musuh kita sebenarnya, dan bukan untuk menyerang orang-orang dari ras tertentu ataupun orang-orang dengan marga tertentu.

    1743 : Mayer Amschel Bauer, seorang Yahudi Ashkenazi lahir di Frankfurt, Jerman. Dia adalah anak dari Moses Amschel Bauer, seorang pedagang uang.

    Moses Amschel Bauer memasang sebuah tanda merah di pintu depan kantornya. Ini adalah sebuah heksagram merah (yang secara geometris dan numeris menunjuk ke angka 666) yang atas instruksi dari Rothschild akan menjadi bendera Israel dua abad kemudian.

    1760 : Mayer Amschel Bauer bekerja di sebuah bank milik Oppenheimers di Hanover, Jerman. Dia sangat berhasil dan menjadi kemudian menjadi mitranya. Selama masa ini dia mulai berhubungan baik dengan Jenderal von Estorff.

    Setelah kematian ayahnya, Bauer kembali ke Frankfurt dan mengambil alih bisnisnya. Bauer mengetahui pentingnya heksagram merah ini dan kemudian mengganti namanya menjadi Rothschild (artinya “tanda merah”).

    Mayer Amschel Rothschild, menemukan bahwa Jenderal von Estorff berhubungan baik dengan Pangeran William IX dari Hesse-Hanau, salah satu keluarga kerajaan terkaya di Eropa, yang mendapatkan kekayaan mereka lewat pengiriman tentara Hessian ke Negara lain (sebuah praktek yang masih eksis sampai hari ini dalam bentuk pengiriman “pasukan penjaga perdamaian” di seluruh dunia).

    Rothschild kemudian menjual koin-koin dan perhiasan berharga kepada Jenderal dengan harga murah, dan kemudian diperkenalkan dengan Pangeran William yang sangat senang mendapatkan koin langka dan perhiasan dengan harga diskon. Kemudian Rothschild menawarkan kepadanya berbagai bonus bila Pangeran bisa memberikan sejumlah bisnis kepadanya.

    Rothschild akhirnya menjadi sangat dekat dengan Pangeran William, dan kemudian berbisnis dengannya dan juga anggota-anggota kerajaan lainnya. Dia kemudian menyadari bahwa meminjamkan uang ke pemerintah jauh lebih menguntungkan daripada meminjamkan kepada individual, karena pinjaman pemerintah jauh lebih besar dan dijamin oleh pajak dari negara tersebut.

    1770 : Rothschild memulai rencana pendirian Illuminati dan mempercayakannya kepada seorang Yahudi Ashkenazi lainnya, Adam Weishaupt, untuk merancang organisasi dan perkembangannya. Illuminati akan dibentuk dengan ajaran dari Talmud, yang merupakan ajaran dari Rabi Yahudi. Kata Illuminati berasal dari kelompok Luciferian yang artinya “Sang Pembawa Cahaya.”

    Rothschild menikah dengan seorang wanita bernama Gutle Schnaper.

    1773 : Anak pertamanya (Amschel Mayer Rothschild) lahir. Sama seperti saudara-saudaranya yang kemudian akan lahir, akan diajarkan bisnis ketika berusia 12.

    1774 : Anak kedua (Salomon Mayer Rothschild) lahir.

    1776 : Adam Weishaupt secara ofisial menyelesaikan rencana organisasi dari Illuminati tanggal 1 Mei. Tujuan dari Illuminati adalah memecah belah goyim (semua orang non-Yahudi) melalui media politik, ekonomi, sosial, dan religius. Mereka akan menyediakan persenjataan dan insiden agar para goyim bisa berperang di antara mereka, menghancurkan pemerintahan nasional, merusak institusi keagamaan, dan akhirnya saling membunuh satu sama lain.

    Weishaupt juga merekrut 2000 orang-orang paling berbakat dari bidang kesenian, edukasi, ilmu pengetahuan, keuangan, dan industri. Mereka diinstruksikan untuk melakukan hal-hal tersebut untuk mengontrol orang-orang:

    1. Gunakan suapan uang ataupun sex untuk mengendalikan para pejabat tinggi baik di pemerintahan maupun institusi lainnya. Bila orang-orang penting ini sudah terperangkap dalam kebohongan ataupun godaan dari Illuminati, mereka akan bisa dikendalikan ataupun diancam, baik berupa kejatuhan finansial, ekspos publik, bahkan kematian bagi mereka ataupun keluarganya.

    2. Fakultas dari universitas perlu mengajarkan kepada keturunan-keturunan dengan kemampuan mental yang luar biasa dari keluarga kaya pentingnya menuju internasionalisasi, bahwa hanya dunia dengan satu pemerintahanlah yang bisa mengakhiri perang dan perjuangan. Pelatihan ini akan disediakan lewat pemberian beasiswa kepada orang-orang terpilih.

    3. Semua orang penting yang telah terperangkap oleh Illuminati, ditambah dengan murid-murid yang telah dididik dan dilatih khusus, akan dijadikan agen dan ditempatkan di pemerintahan sebagai pakar dan spesialis. Dengan demikian mereka bisa menentukan kebijakan yang dalam jangka panjang akan melayani tujuan rahasia dari Illuminati untuk membentuk Satu Pemerintahan Dunia dan membawa berbagai kehancuran kepada pemerintahan dan institusi religius berbagai negara.

    4. Memperoleh kontrol mutlak atas pers, supaya semua berita dan informasi yang diberikan kepada publik akan membuat mereka percaya bahwa Satu Pemerintahan Dunia adalah solusi satu-satunya atas berbagai masalah.

    1777 : Nathan Mayer Rothschild lahir.

    1784 : Adam Weishaupt merencanakan Revolusi Perancis. Rencananya ditulis oleh salah seorang anak buahnya, Xavier Zwack, dan dikirim oleh kurier dari Frankfurt ke Paris. Namun, si kurier dalam perjalanannya mati tersambar petir, dan buku tersebut kemudian ditemukan polisi, dan diserahkan kepada otoritas Bavaria.

    Pemerintahan Bavaria segera memerintahkan penutupan pondok kebatinan dari Weishaupt di Grand Orient. Pemerintahan Bavaria yakin rencana yang ditulis di buku itu adalah ancaman sangat nyata dari sebuah kelompok yang berpengaruh, yang akan menggunakan perang dan revolusi untuk mencapai tujuan politik mereka.

    1785 : Pemerintahan Bavaria melarang Illuminati dan menutup semua pondok kebatinan mereka.

    Mayer Amschel Rothschild memindahkan keluarganya ke sebuah rumah lima lantai di Frankfurt yang mereka tinggali bersama dengan keluarga Schiff.

    1786 : Pemerintahan Bavaria menerbitkan detail dari Illuminati dalam dokumen berjudul “The Original Writings of The Order and Sect of The Illuminati.” Mereka mengirimkan dokumen ini kepada semua pimpinan gereja dan pemerintahan di Eropa, sayangnya peringatan ini diabaikan oleh mereka.

    1788 : Kalmann (Carl) Mayer Rothschild lahir.

    1789 : Rencana Illuminati untuk memprakarsai Revolusi Perancis berhasil mulai tahun ini sampai tahun 1793. Revolusi ini adalah impian para bankir, mereka mendirikan sebuah konstitusi dan meluluskan aturan untuk melarang Gereja Roma untuk memungut pajak dan juga mengeluarkan Gereja sebagai obyek pengecualian pajak.

    1790 : Mayer Amschel Rothchild berkata,

    “Biarkan saya menerbitkan dan mengontrol uang sebuah Negara dan saya tidak peduli siapa yang menulis hukumnya.”

    1791 : Rothschild mendapatkan “kontrol atas uang negara” melalui agennya di kabinet George Washington, Alexander Hamilton, dengan mendirikan sebuah bank sentral di Amerika yang dinamakan First Bank of the United States. Kartel ini diberikan selama 20 tahun.

    1792 : Jacob (James) Mayer Rothschild lahir.

    1796 : Amschel Mayer Rothschild menikahi Eva Hanau.

    1798 : Pada umur 21, Nathan Mayer Rothschild meninggalkan Frankfurt menuju Inggris, dan mendirikan sebuah bank di London.

    1800 : Salomon Mayer Rothschild menikahi Caroline Stern.

    1806 : Napoleon mengatakan bahwa dia akan menyingkirkan keluarga Hess-Cassel dari pemerintahan. Pangeran William IX dari Hesse-Hanau, melarikan diri dari Jerman menuju Denmark dan mempercayakan kekayaan senilai 3 juta dolar kepada Mayer Amschel Rothschild.

    Nathan Rothschild menikahi Hannah Barent Cohen, putri dari seorang pedagang kaya di London.

    1808 : Anak pertama Nathan Rothschild, Lionel Nathan de Rothschild lahir.

    1810 : Sir Francis Baring dan Abraham Goldsmid meninggal. Dengan demikian Nathan Rothschild menjadi satu-satunya bankir besar di Inggris.

    Salomon Rothschild menuju Vienna, Austria, dan mendirikan sebuah bank, M.von Rothschild und Sohne.

    1811 : Kartel Bank of the United States habis dan Konggres Amerika tidak memperpanjangnya. Nathan Rothschild berkata,

    “Bila aplikasi perpanjangan kartel ini tidak diperpanjang, Amerika akan terlibat dalam perang yang mengerikan.”

    Konggres tetap menolak memperpanjang kartel ini, dan Nathan Rothschild mengancam kembali,

    “Beri pelajaran buat Amerika yang lancang. Bawa kembali mereka ke status kolonial.”

    1812 : Didukung oleh uang dari Rothschild, Inggris menyatakan perang atas Amerika. Rencana Rothschild adalah membawa Amerika ke lembah hutang yang dalam dan memaksa mereka untuk memperbahui kartel First Bank of the United States.

    Mayer Amschel Rothschild meninggal. Dalam wasiatnya dia memerintahkan hal berikut: semua posisi penting di bisnis keluarga hanya boleh dipegang oleh anggota keluarga; hanya anak laki-laki dari keluarga yang boleh berpartisipasi dalam bisnis keluarga, ini termasuk seorang anak laki-lakinya yang lahir di luar nikah (penting untuk diketahui bahwa Rothschild juga memiliki 5 anak perempuan, jadi hari ini penyebaran dari dinasti Zionist Rothchild yang tidak memiliki marga Rothschild telah menyebar luas, dan orang Yahudi percaya anak yang lahir dari wanita Yahudi tetap adalah keturunan Yahudi); anggota keluarga harus mengawinkan anak sepupu pertama dengan sepupu kedua untuk mempertahankan kekayaan keluarga (dari 18 perkimpoian dari cucunya, 16 adalah perkimpoian antara sepupu pertama); tidak boleh dilakukan inventori publik atas kekayaannya; tidak boleh ada aksi legal terhadap nilai atas hartanya; anak tertua dari anak tertua akan menjadi kepala keluarga (kecuali mayoritas keluarga menyetujui untuk mengubahnya).

    Contohnya adalah Nathan Mayer Rothschildlah yang menjadi kepala kelurga paska kematian Mayer Amschel Rothschild.

    Jacob Mayer Rothschild menuju Perancis dan mendirikan sebuah bank, de Rothschild Freres.

    Nathaniel de Rothschild, anak menantu Jacob Mayer Rothschild lahir.

    1814 : Mengenai $3 juta yang dititipkan Pangeran William IX kepada Rothschild, menurut Ensiklopedia Yahudi, edisi 1905, volume 10, halaman 494:

    Uang ini disimpan dalam tong anggur, dan tidak berhasil ditemukan oleh pasukan Napoleon saat mereka memasuki Frankfurt. Uang ini ternyata tidak pernah dikembalikan oleh Rothschild kepada Pangeran William.

    Nathan Rothschild menginvestasikan $3 juta ini dalam emas di East India Company karena mengetahui uang itu akan berguna untuk kampanye peninsula Wellington. Uang yang dicuri ini memberikan empat keuntungan bagi Rothschild:
    1. Dalam bentuk surat hutang Wellington yang dia beli dengan harga 50 sen per dolar dan dia dapatkan kembali dengan nilai par.
    2. Dalam bentuk emas yang dia jual kepada Wellington.
    3. Dalam bentuk pembelian kembali emas itu.
    4. Dalam bentuk pengiriman emas tersebut ke Portugis.

    1815 : Rothschild bersaudara menyediakan suplai emas kepada pasukan Wellington (melalui Nathan di Inggris) dan pasukan Napoleon (melalui Jacob di Perancis), dan memulai kebijakan mereka untuk membiayai kedua belah pihak dalam perang. Rothschild menyukai perang karena perang adalah generator hutang terbesar bagi sebuah negara yang bebas risiko bagi sang pemberi pinjaman.

    Hutang ini selalu dijamin oleh pemerintah negara bersangkutan, dijamin oleh tenaga kerja di negara tersebut, dan benar-benar tidak masalah siapa yang menang dalam perang, karena dalam pinjaman disebutkan bahwa pemenang dari perang akan membayar hutang dari negara yang kalah.

    Saat Rothschild membiayai kedua belah pihak dalam perang, mereka juga menggunakan jaringan bank yang mereka miliki di Eropa untuk mendirikan sebuah jaringan jasa pengiriman pos dengan menggunakan rute rahasia dan kurier yang lebih cepat. Keberadaan kurier sangat penting bagi Rothschild agar dia bisa selalu lebih cepat tahu dibanding orang lain untuk mengetahui informasi terkini dari apa yang terjadi.

    Selain itu, kurier dari Rothschild adalah satu-satunya pedagang yang diizinkan melalui blokade Inggris dan Perancis. Kurier-kurier inilah yang selalu memberikan informasi kepada Nathan mengenai perkembangan terkini dari perang dan Nathan menggunakan informasi itu untuk mengambil posisi beli ataupun jual di bursa saham.

    Salah satu kurier Rothschild bernama Rothworth. Saat hasil akhir perang Waterloo dimenangkan oleh Inggris, Rothworth berhasil memberitahu hasil perang tersebut kepada Rothschild 24 jam lebih cepat dibanding kurier dari Wellington.

    Saat itu surat hutang Inggris disebut dengan consuls dan mereka diperdagangkan di bursa saham. Nathan menginstruksikan semua bawahannya untuk menjual consuls. Hal ini membuat pedagang lainnya percaya bahwa Inggris pasti telah kalah dalam perang dan mereka pun mulai menjual dalam kepanikan.

    Harga consuls jatuh bebas dan Nathan kemudian diam-diam menginstruksikan bawahannya untuk membeli kembali consuls sebanyak-banyaknya.

    Ketika berita kemenangan perang bagi Inggris sampai di London, nilai consuls naik ke level yang bahkan lebih tinggi dibanding harga sebelum perang dimulai. Nathan Rothschild mendapatkan keuntungan hampir 20 kali lipat dari investasi ini.

    Keluarga Rothschild lewat cara ini berhasil mengontrol ekonomi Inggris, dan mengendalikan Bank of England.

    Tahun 1815, Nathan Mayer Rothschild membuat pernyataan ini,

    “Saya tidak peduli siapa boneka yang akan dipilih menjadi Raja Inggris untuk memimpin kekaisaran yang mana mataharinya tidak pernah terbenam. Orang yang mengontrol suplai uang Inggris mengendalikan kekaisaran Inggris, dan sayalah yang mengontrol suplai uang Inggris.”

    Nathan juga mengatakan bahwa selama 17 tahun dia di Inggris, dia berhasil melipatgandakan 20.000 pound yang diberikan Bapaknya menjadi 50 juta pound, naik 2500 kali lipat!

    Keluarga Rothschild menggunakan kontrol mereka di Bank of England untuk mengganti metode pengiriman emas antara negara ke negara, dan mereka mulai menggunakan kelima jaringan bank mereka yang tersebar di Eropa untuk memulai sistem debit dan kredit kertas, sistem perbankan yang bertahan sampai sekarang.

    Di akhir dari abad tersebut, sebuah periode yang dikenal sebagai “Zaman Keluarga Rothschild,” diperkirakan keluarga ini mengontrol setengah dari kekayaan dunia.

    Dalam Konggres Vienna yang berlangsung antara September 1814 sampai Juni tahun ini, Rothschild menyampaikan keinginannya untuk membentuk Pemerintahan Dunia, yang akan memberikan mereka kontrol politik mutlak atas kebanyakan dari negara-negara beradab.

    Namun, Tsar Alexander I dari Rusia, yang tidak mengizinkan Rothschild untuk mendirikan bank sentral di Rusia, tidak setuju dengan rencana tersebut, sehingga rencana Pemerintahan Dunia Rothschild terhalangi.

    Nathan Rothschild kemudian bersumpah bahwa suatu hari dia ataupun keturunan dari dia akan menghancurkan seluruh keluarga Tsar Alexander I dan keturunannya. Malang bagi dunia, 102 tahun kemudian keturunan Rothschild membiayai Bolsheviks dan memenuhi janji ini.

    1816 : Konggres Amerika akhirnya menyetujui pendirian bank sentral Amerika berikut, Second Bank of the United States, yang mendapatkan kartel selama 20 tahun. Perang Inggris dengan Amerika pun berakhir dengan ribuan orang menjadi korban dalam perang demi Rothschild untuk mendapatkan banknya.

    1818 : Setelah Perancis mendapatkan pinjaman besar pada tahun 1817 untuk membangun kembali Negara mereka paska perang Waterloo, Rothschild membeli surat hutang pemerintah dalam jumlah yang sangat besar dan membuat harganya melambung.

    Pada 5 November mereka menjual besar-besaran di bursa dan menyebabkan nilai surat hutang tersebut jatuh bebas dan membawa Perancis ke kepanikan finansial. Keluarga Rothschild kemudian masuk kembali ke pasar dan mengambil kontrol atas suplai uang Perancis. Ini adalah tahun yang sama di mana Rothschild berhasil meminjamkan 5 juta pound kepada pemerintahan Prussia.

    1821 : Kelmann (Carl) Mayer Rothschild dikirim ke Naples, Italy. Dia kemudian melakukan banyak transaksi bisnis dengan Vatikan dan Paus Gregory XVI.

    Setiap kali Paus menerima Kalmann, dia akan memberikan tangannya untuk dicium, bukannya jari kaki seperti kebiasaan umumnya, yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh Kalmann di Vatikan.

    1822 : Raja Austria menanugerahi kelima Rothschild bersaudara dengan gelar Baron. Nathan Rothschild memutuskan untuk tidak menerima gelar itu.

    1823 : Keluarga Rothschild mengambil alih operasi finansial Gereja Katolik, di seluruh dunia.

    1830 : David Sassoon, seorang bankir Yahudi, dan juga agen opium dari Rothschild di Cina, Jepang, dan Hong Kong, berhasil menyelundupkan 18.956 peti opium ke wilayah ini. Bisnis ini menghasilkan keuntungan jutaan dollar bagi Rothschild dan Kerajaan Inggris.

    1832 : Presiden Amerika Andrew Jackson mengkampanyekan slogan “Jackson And No Bank!” Dia ingin kontrol sistem uang di Amerika ada di tangan rakyat, bukan di tangan bankir (Rothschild).

    1833 : Rothschild memperketat suplai uang Amerika dan memprakarsai sebuah depresi ekonomi. Presiden Jackson yang mengetahui apa maksud dari tindakan ini kemudian berkata,

    “Kalian para penjahat busuk, saya akan mengusir kalian, demi Tuhan, saya akan mengusir kalian.”


  3. 1834 : Pimpinan revolusi italy, guiseppe mazzini, dipilih oleh illuminati untuk menjalankan program revolusinya dan menjalankan tugas ini sampai dia meninggal tahun 1872.

    1835 : Percobaan pembunuhan presiden jackson gagal.

    Rothschild mendapatkan hak pertambangan quicksilver di almaden, spanyol. Transaksi ini adalah konsesi pertambangan terbesar pada zaman itu dan karena quicksilver adalah komponen vital untuk penyaringan emas dan perak, maka rothschild secara virtual mendapatkan hak monopoli dunia.

    1836 : Presiden jackson berhasil menutup bank sentral amerika, kartel bank mereka tidak diperbaharui.

    Nathan rothschild meninggal dunia dan kontrol atas banknya, n.m. Rothschild & sons diberikan kepada adiknya, james mayer rothschild.

    Penyelundupan opium di cina oleh organisasi david sassoon mencapai 30.000 peti per tahun, dan mulai menciptakan endemik opium di daratan cina.

    1837 : Rothschild mengirim august belmont, seorang yahudi ashkenazi lainnya, untuk menyelamatkan kepentingan perbankan mereka setelah dikalahkan presiden andrew jackson.

    1839 : Pemerintahan cina memerintahkan penyitaan opium dan membuang 2.000 peti opium ke sungai. David sassoon segera menghubungi rothschild dan hasilnya kerajaan inggris segera mengirim tentaranya melawan tentara cina (perang opium). Perang tersebut berakhir tahun

    1842 dengan ditandatanganinya perjanjian nanking. Beberapa butir dari perjanjian tersebut antara lain:
    * legalisasi perdagangan opium di seluruh daratan cina.
    * kompensasi sebesar 2 juta pound kepada david sassoon atas opium yang dibuang ke sungai.
    * penguasaan beberapa teritorial (pulau) cina oleh kerajaan inggris.

    1840 : Rothschild menjadi broker logam mulia bank of england. Mereka kemudian juga mendirikan cabang di california dan australia.

    1844 : Salomon mayer rothschild membeli united coal miners di vitkovice dan austro-hungarian blast furnace company, itu adalah salah satu dari10 transaksi paling berpengaruh di dunia industri global saat itu.

    Benjamin disreaeli, seorang yahudi askkenazi (yang dua kali menjabat sebagai perdana menteri), menerbitkan coningsby, di dalamnya dia menggambarkan nathan rothschild sebagai berikut,

    “raja dan tuan dari pasar uang di dunia, dan tentu saja raja dan tuan atas segala yang lain. Dia memegang pendapatan dari italia selatan dalam bentuk gadai, dan semua raja dan menteri di seluruh dunia ada di bawah kendalinya.”

    1845 : Presiden andrew jackson meninggal.

    Jacob (james) rothschild (yang menikahi keponakannya, betty, putri dari saudaranya sendiri, salomon rothschild) memenangkan kontrak untuk membangun jalur kereta api terbesar.

    Rel ini dinamai chemin de fer du nord yang menghubungkan paris ke valenciennes dan kemudian bersatu dengan jaringan rel austria yang dibangun oleh saudaranya (salomon rothschild).

    1847 : Lionel de rothschild menikahi putri dari pamannya (kalmann), dan terpilih menjadi anggota parlemen di london.

    Salah satu persyaratan untuk memasuki parlemen adalah melakukan sumpah untuk setia sebagai kristiani. Lionel rothschild menolaknya dan kursi dia di parlemen tetap kosong selama 11 tahun kemudian sampai peraturan baru tentang sumpah parlemen diperbaharui. Bagaimana dia bisa mempertahankan kursi dia di parlemen selama 11 tahun?

    1848 : Karl marx, seorang yahudi ashkenazi, menerbitkan “the communist manifesto.” pada saat yang bersamaan, karl ritter dari universitas frankfurt sedang menulis sebuah antitesis yang akan menjadi basis freidrich wilhelm nietzsche untuk memulai “nietzscheanisme,” yang kemudian dikembangkan menjadi fasisme dan akhirnya menjadi nazisme yang digunakan untuk menjalankan perang dunia i dan ii.

    Marx, ritter, dan neitzsche semuanya dibiayai dan bekerja atas instruksi keluarga rothschild. Gagasan mereka adalah dengan menciptakan perbedaan ideologi, mereka bisa memecah-belah semakin banyak manusia, memancing mereka menuju pertengkaran, mempersenjatai mereka dan membawa mereka ke medan perang untuk saling membunuh, dan pada saat yang bersamaan menghancurkan semua institusi politik dan religius, rencana yang sama yang dimulai oleh weishaupt tahun 1776.

    1849 : Gutle schnaper, istri dari mayer amschel rothschild meninggal. Sebelum meninggal dia berkata,

    “bila anak-anaku tidak menginginkan perang, maka tidak akan terjadi perang.”

    1852 : N.m. Rothschild & sons mulai mencetak emas dan perak untuk royal mint dan bank of england dan pembeli internasional lainnya.

    1854 : Caroline stern, istri salomon rothschild, meninggal.

    1855 : Amschel mayer rothschild meninggal.

    Salomon mayer rothschild meninggal.

    Kalmann mayer rothschild meninggal.

    1858 : Lionel de rothschild akhirnya menduduki kursinya di parlemen setelah peraturan tentang sumpah kristiani diperluas ke agama lainnya. Dia menjadi orang yahudi pertama yang duduk di parlemen inggris.

    1861 : Presiden abrahan lincoln mencari pinjaman dari bankir new york. Atas pengaruh dari rothschild, bank-bank menawarkan pinjaman dengan bunga sangat tinggi, 24 sampai 36%.

    Lincoln memutuskan untuk mencetak uang bebas hutangnya sendiri.

    1862 : Bulan april, $449.338.902,- uang bebas hutang dicetak dan didistribusikan. Lincoln berkata,

    “kita memberikan rakyat di republik ini berkat terbesar yang pernah mereka miliki, uang kertas milik mereka untuk membayar hutang-hutang mereka.”

    1863 : Presiden lincoln mengetahui bahwa tsar russia, alexander ii (1855 – 1881) juga memiliki masalah dengan rothschild karena tidak mengizinkan usaha mereka untuk mendirikan bank sentral di rusia. Tsar kemudian membantu lincoln dengan mengirim kapal perangnya di san fransisco sebagai peringatan bagi inggris dan perancis untuk tidak ikut campur dalam perang sipil amerika.

    Bank rothshild di naples, italy, c.m. De rothschild e figli, ditutup karena unifikasi italy. Rothshild menggunakan salah seorang anggotanya, john d. Rockefeller untuk mendirikan sebuah perusahaan minyak bernama standard oil, yang akhirnya mengambil alih semua kompetitornya.

    1865 : Di depan konggres, presiden lincoln berkata,

    “saya menghadapi dua musuh besar, pasukan negara bagian selatan di depanku, dan institusi finansial di belakangku. Dari keduanya, yang di belakangku itulah yang paling berbahaya.”

    tanggal 14 april, lincoln mati dibunuh, 2 bulan sebelum berakhirnya perang sipil amerika.

    Keturunan keluarga rothschild, jacob schiff, menuju amerika pada usia 18 tahun, dengan instruksi untuk mendirikan sebuah bank sentral kembali di amerika. Misi jacob adalah sebagai berikut:
    1. Mengontrol sistem keuangan amerika dengan mendirikan bank sentral.
    2. Temukan orang-orang, yang bila dibayar, akan melayani tujuan illuminati dan mempromosikannya di pemerintahan federal, konggres, kejaksaan, dan agen-agen federal lainnya.
    3. Ciptakan perselisihan di dalam negara, terutama dengan menargetkan para kulit putih dan kulit hitam
    4. Ciptakan gerakan penghancuran agama di amerika, terutama agama kristiani.

    Nathaniel de rothchild menjadi anggota parlemen untuk aylesbury di buckinghamshire.

    1868 : Jacob mayer rothschild meninggal, tak lama setelah membeli chateau lafite, satu dari empat estate paling mahal di perancis. Dia adalah anak terakhir dari mayer amschel rothschild yang meninggal.

    1870 : Nathaniel de rothschild meninggal.

    1871 : Seorang jenderal amerika bernama albert pike, yang telah menjadi anggota illuminati atas pengaruh guiseppe mazzini, menyelesaikan cetak birunya untuk rancangan tiga perang dunia mendatang.

    Perang dunia i adalah perang untuk menghancurkan tsar rusia, seperti yang pernah dijanjikan nathan rothschild tahun 1815. Tsar akan digantikan oleh komunisme yang akan digunakan untuk menyerang agama, terutama kristiani. Perbedaan antara kekaisaran inggris dan jerman akan digunakan sebagai penyebab perang ini.

    Perang dunia ii didasari oleh kontroversi antara fasisme dan politik zionisme dengan pembunuhan orang yahudi sebagai pemancing kebencian orang terhadap jerman. Perang ini dirancang untuk menghancurkan fasisme (yang juga dirancang rothschild) dan meningkatkan pengaruh politik para zionist. Tujuan lain adalah untuk meningkatkan pengaruh komunisme ke level yang bisa menandingi kekuatan kristiani.

    Perang dunia iii dirancang dengan menciptakan kebencian terhadap dunia muslim dengan menempatkan mereka untuk berperang melawan kekuatan zionist. Saat itu terjadi, negara-negara lain di dunia akan terpaksa berperang satu sama lain dengan menyebabkan kehancuran bagi mental, fisik, spiritual, dan ekonomi mereka.

    Pada 15 agustus tahun ini, albert pike menulis sebuah surat (sekarang dikatalogkan di british museum) kepada guiseppe mazzini di mana dia berkata,

    “kita perlu melepaskan para nihilis dan atheis dan kita akan memprovokasi sebuah katalis besar sosial yang mana akibatnya akan ditunjukkan dengan jelas kepada semua negara. Mereka akan merasakan efek absolut dari atheisme, asal muasal dari penderitaan dan kerusuhan berdarah terbesar. Setelah itu, orang-orang akan terpaksa untuk melindungi diri mereka terhadap kelompok minoritas dari revolusioner dunia dan akan mulai membinasakan para penghancur peradaban. Para kristiani yang saat itu akan menghadapi hilangnya semangat, kepemimpinan, dan timbulnya kekhawatiran terhadap keyakinan mereka, akan kehilangan arah kepada siapa mereka harus percaya, akan mendapatkan cahaya sejati lewat manifestasi universal dari doktrin suci lucifer. Sebuah manifestasi yang mana akan membawakan sebuah pergerakan di mana kristiani dan atheisme, kedua-duanya akan ditaklukkan dan dihilangkan pada saat yang sama.”
  4. 1872 : Sebelum kematiannya, Guiseppe Mazzini menjadikan pimpinan revolusioner bernama Adrian Lemmy sebagai penggantinya. Lemmy di kemudian hari akan digantikan oleh Trotsky, setelah itu Stalin. Semua aktivitas dari orang-orang ini dibiayai oleh keluarga Rothschild.

    1873 : Akibat mengalami kerugian, pertambangan tembaga Rio Tinto di Spanyol dibeli oleh sekelompok orang asing, termasuk Rothschild. Pertambangan ini adalah salah satu sumber tembaga terbesar di Eropa.

    1875 : Jacob Schiff mengambil alih bank Kuhn, Loeb & Co. Dia juga membiayai Standard Oil John Rockefeller, bisnis rel kereta api Edward Harriman, dan bisnis baja Andrew Carnegie. Semuanya dengan dukungan dana dari Rothschild.

    Tahun ini Lionel De Rothschild memberikan pinjaman kepada Perdana Menteri Benjamin Disraeli supaya Inggris sanggup membeli saham kepemilikan Terusan Suez dari Khedive Said, Mesir. Hal ini dilakukan karena Rothschild memerlukan akses rute ini di bawah kendali pemerintah yang bisa mereka kontrol, mereka memanfaatkan militer pemerintah untuk melindungi kepentingan bisnis mereka di Timur Tengah.

    1879 : Lionel Rothschild meninggal.

    1880 : Agen-agen Rothschild memulai program pembunuhan masal terhadap orang Yahudi di Rusia, Poland, Bulgaria, dan Romania. 2 juta orang kemudian mengungsi ke berbagai tempat, kebanyakan berpindah ke Amerika, ke New York, Chicago, Philadelphia, Boston, dan Los Angeles.
    Mereka berhasil mendatangkan banyak orang Yahudi ke Amerika, yang setelah itu, akan dididik untuk menjadi pemilih partai Demokrat. 20 tahun kemudian, mereka memiliki basis pemilih partai Demokrat yang sangat besar di Amerika dan berhasil mengangkat anak didik Rothschild, Woodrow Wilson, menjadi Presiden Amerika.

    1881 : Edmond James de Rothschild mendapatkan seorang anak laki-laki, Maurice de Rothschild.

    1886 : Bank Rothschild Perancis, de Rothschild Freres mendapatkan mendapatkan sejumlah besar ladang minyak Rusia dan kemudian membentuk Caspian and Black Sea Petroleum Company, yang dalam waktu singkat menjadi perusahaan minyak terbesar nomor dua.
    1887 : Penyelundup opium di Cina, Edward Albert Sassoon, menikahi Aline Caroline de Rothschild, cucu dari Jacob Mayer Rothschild. Bapak Aline, Gustave, bersama dengan saudaranya, Alphonse, mengambil alih cabang Rothschild Perancis setelah Bapak mereka, Jacob, meninggal.
    Rothschild membiayai penggabungan tambang diamond Kimberley di Afrika Selatan. Mereka kemudian menjadi pemegang saham terbesar perusahaan ini, De Beers, dan mulai menambang batu mulia di Afrika dan India.

    1891 : Pimpinan Partai Buruh Inggris membuat pernyataan berikut mengenai Rothschild,
    “Penyedot darah ini adalah penyebab berbagai penderitaan di Eropa selama abad ini, dan mengumpulkan kekayaan yang amat besar lewat rekayasa perang antar negara yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Setiap kali ada keributan di Eropa, rumor bahwa akan terjadi perang akan membawa kecemasan dan ketakutan kepada warga, Anda bisa yakin bahwa Rothschild selalu ada di baliknya.”
    Komentar semacam ini membuat gusar keluarga Rothschild dan di akhir abad ini mereka membeli agensi berita Reuters untuk mengendalikan media.

    1895 : Edmond James de Rothschild mengunjungi Palestina dan kemudian menyediakan anggaran untuk membentuk negara Yahudi pertama, ini adalah untuk memenuhi tujuan jangka panjang untuk mendirikan sebuah negara sendiri oleh Rothschild.

    1897 : Rothschild memprakarsai Konggres Zionist untuk mempromosikan Zionisme (sebuah pergerakan politik untuk memindahkan semua orang Yahudi ke sebuah negara Yahudi) dan mempersiapkan acara tersebut di Munich, Jerman. Namun karena penolakan oleh orang Yahudi Jerman lokal yang merasa bahagia di sana, pertemuan ini dipindahkan ke Basle, Swiss, dan berlangsung tanggal 29 Agustus. Pertemuan itu diketuai oleh seorang Yahudi Ashkenazi, Theodor Herzl, dan dia berkata,
    “Sangat esensial bahwa penderitaan orang Yahudi… harus diperburuk… Ini akan membantu realisasi dari rencana kita… Saya memiliki sebuah rencana yang bagus… Saya akan memulai kampanye anti-Semit untuk menyita kekayaan orang Yahudi… para pengikut anti-Semit akan membantu kita dengan menyiksa dan menekan orang Yahudi. Para anti-Semit akan menjadi teman terbaik kita.”
    Herzl kemudian diangkat sebagai Presiden dari organisasi Zionist yang menggunakan tanda heksagram dari Rothschild sebagai bendera Zionist yang 51 tahun kemudian menjadi bendera dari Israel.
    Edward Henry Harriman menjadi Direktur dari Union Pasific Railroad dan kemudian mengambil alih Southern Pacific Railroad. Semuanya dibiayai dengan dana dari Rothschild.

    1899 : Ditemukan cadangan emas dan diamond yang sangat besar di Afrika Selatan. Melalui agennya, Lord Alfred Milner dan Cicil Rhodes, Rothschild mengirim 400.000 pasukan Inggris untuk berperang di Afsel. Rothschild kemudian menjadi pemilik pertambangan emas dan diamond terbesar di dunia.

    1902 : Philippe de Rothschild lahir.

    1905 : Sekelompok Yahudi Zionist yang dipimpin Georgi Apollonovich Gapon mencoba menggulingkan Tsar Rusia lewat kudeta komunis. Mereka gagal dan terpaksa melarikan diri ke Jerman.

    1906 : Rothschild mengklaim bahwa karena ketidakstabilan regional dan meningkatnya kompetisi dari Rockefeller (keluarga Rockefeller adalah keturunan Rothschild lewat darah anak perempuannya), mereka menjual saham Caspian and Black Sea Petroleum Company kepada Royal Dutch dan Shell. Ini adalah contoh bagaimana cara Rothschild menyembunyikan kekayaan sebenarnya dari mereka.

    1907 : Rothschild, Jacob Schiff, dalam sebuah pidatonya kepada Departemen Perdagangan New York, berkata, atau lebih tepatnya, mengancam:

    “Kecuali kami mendapatkan hak pendirian Bank Sentral dengan kendali kredit yang kuat, bila tidak negara ini akan menjalani penderitaan dan kepanikan finansial terbesar dalam sejarahnya.”

    1909 : Jacob Schiff mendirikan National Advancement for the Asscociation of the Coloured People (NAACP). Mereka menghasut orang kulit hitam untuk melakukan kerusuhan dan kejahatan lainnya untuk menciptakan pertengkaran antara komunitas orang kulit putih dan hitam.

    1912 : Pada 31 Maret, J.P. Morgan meninggal dunia. Kebanyakan orang mengira dia adalah orang terkaya di Amerika, tetapi di wasiatnya terungkap bahwa ternyata dia hanya memiliki 19% saham dari J.P. Morgan Company. 81% yang tersisa? Rothschild.
    1913 : Pada 4 Maret, Woodrow Wilson terpilih menjadi Presiden ke-28 Amerika Serikat. Tak lama kemudian, dia dikunjungi oleh seorang Yahudi Ashkenazi, Samuel Untermyer, dari sebuah firma hukum: Guggenheim, Untermyer, and Marshall, yang memeras dia $40.000 untuk membocorkan rahasia perselingkuhannya dengan istri rekan dia saat dia masih seorang Profesor di Universitas Princeton.
    Woodrow Wilson tidak ada uang untuk membayar, jadi Untermyer secara sukarela membayarkan $40.000 ini kepada wanita selingkuhannya namun dengan syarat dia akan menunjuk kandidat Jaksa Agung hanya berdasarkan rekomendasinya. Woodrow Wilson setuju.
    Jacob Schiff mendirikan Anti Defamation League (ADL) di Amerika. Organisasi ini didirikan dengan tujuan memfitnah setiap orang yang mempertanyakan ataupun menantang konspirasi global Rothschild dengan menyebut mereka “anti-Semit.”
    Pada tahun yang sama, bank sentral Amerika, Federal Reserve, yang merupakan sebuah perusahaan swasta, didirikan.

    1914 : Dimulainya Perang Dunia I. Rothschild Jerman membiayai Jerman, Rothschild Inggris membiayai Inggris, dan Rothschild Perancis membiayai Perancis.
    Keluarga Rothschild juga mengontrol tiga agensi berita terbesar di Eropa: Wolff di Jerman, Reuters di Inggris, dan Havas di Perancis.
    Sejak saat itu keluarga Rothschild jarang diekspos di media, karena mereka sekarang adalah pemilik dari media.

    1916 : Pada 4 Juni, seorang Yahudi Ashkenazi, Louis Dembitz Brandeis diangkat sebagai Ketua Kejaksaan Amerika oleh Woodrow Wilson, yang bekerja atas instruksi dari Untermyer. Brandeis juga adalah pimpinan Komite Eksekutif dari Zionist, posisi yang dia pegang sejak 1914.
    Sebuah kejadian tak terduga terjadi. Pemerintahan Jerman, yang sebenarnya sedang di atas angin dalam perang, menawarkan gencatan senjata kepada Inggris. Rothschild mulai cemas karena mereka tidak berharap perang berakhir sedemikian cepat, memulai rencana lain mereka.
    Agen Rothschild di Amerika, Louis Brandeis berjanji kepada Inggris bahwa Amerika akan melibatkan diri dalam perang, dengan catatan Inggris memberikan tanah mereka di Palestina kepada Rothschild.
    Media Amerika yang sebelumnya cenderung pro Jerman mulai berbalik arah. Mereka mulai melaporkan : tentara Jerman membunuh perawat palang merah, tentara Jerman memotong tangan bayi-bayi, dan propaganda-propaganda lainnya untuk memanipulasi kebencian terhadap Jerman.
    Pada 12 Desember, Jerman dan sekutunya menawarkan peryaratan perdamaian untuk mengakhiri perang.

    1917 : Zionist Rothschild yang sebelumnya telah berjanji kepada Inggris, untuk melibatkan Amerika dalam perang, memutuskan bahwa mereka ingin pernyataan tertulis dari Inggris sebagai jaminan bahwa mereka akan menepati janjinya. Sekretaris Luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour kemudian menuliskan surat yang dikenal sebagai “Deklarasi Balfour” yang isinya adalah Inggris akan memberikan tanah Palestina kepada Rothschild.
  5. Rothschild memerintahkan eksekusi melalui Bolsheviks yang mereka kontrol, Tsar Nicholas II dan seluruh keluarganya dibunuh di Rusia, walaupun Tsar saat itu sudah turun tahta pada 2 Maret. Ini adalah untuk mengendalikan sepenuhnya Rusia dan juga sebagai balas dendam kepada Tsar Alexander I yang membantu Lincoln tahun 1864.
    Sumpah dari Nathan Rothschild dipenuhi oleh keturunannya. Seluruh dunia mendapatkan peringatan apa akibat dari melawan Rothschild.

    1919 : Bulan Januari, Karl Liebknecht dan Rosa Luxemburg, dua-duanya Yahudi Ashkenazi, mati saat mencoba melakukan kudeta komunis atas instruksi Rothschild, kali ini di Berlin, Jerman.
    Konferensi Versailles diselenggarakan untuk menentukan berapa reparasi yang harus dibayar Jerman kepada pemenang Perang Dunia I. Sebuah delegasi berisi 117 Zionist yang dipimpin Bernard Baruch, mengungkit janji tanah Palestina kepada mereka. Saat itulah Jerman menyadari mengapa Amerika melawan mereka dan siapa yang ada di balik semuanya, Rothschild.
    Jerman, secara alami merasa dikhianati oleh Zionist. Selama ini, Jerman adalah negara yang paling bersahabat dengan orang Yahudi. Di Jerman orang Yahudi dijamin dalam hukum akan mendapatkan semua hak sipil sama seperti orang Jerman.
    Di samping itu, Jerman adalah satu-satunya negara di Eropa yang tidak membuat restriksi kepada kaum Yahudi, bahkan memberikan mereka tempat mengungsi bagi mereka saat kudeta mereka terhadap Tsar Rusia gagal tahun 1905.
    Rothschild, yang mengorbankan jutaan nyawa orang tak bersalah, mendapatkan Palestina sebagai rumah bagi orang Yahudi. Walaupun serah terima sudah dilakukan, tetapi tempat tersebut masih atas kontrol Inggris, tetapi jangan lupa Rothschild yang mengontrol Inggris. Saat itu kurang dari 1% populasi Palestina adalah orang Yahudi. Menariknya, tuan rumah dari Konferensi Versailles adalah sang majikan, Baron Edmond de Rothschild.

    Konferensi Versailles juga menjadi ajang bagi Rothschild untuk mendirikan sebuah Pemerintahan Dunia untuk mengakhiri semua perang (yang mereka ciptakan). Mereka menyebutnya “Liga Bangsa-Bangsa.” Karena tidak cukup negara yang menerima gagasan ini maka rencana ini terhalangi.

    Pada 29 Maret harian The Times di London melaporkan tentang Bolsheviks di Rusia,

    “Salah satu hal aneh tentang pergerakan Bolshevist adalah besarnya anggota non Rusia di dalamnya. Dari 20 atau 30 komisaris, lebih dari ¾ adalah orang Yahudi.”

    Dilaporkan bahwa Rothschild sangat marah kepada Rusia karena tidak diizinkan untuk mendirikan sebuah bank sentral di negara mereka. Karena itu Rothschild mengumpulkan sekelompok orang Yahudi untuk memata-matai Rusia dan memprovokasi revolusi atas dalih memperjuangkan kepentingan orang banyak, yang sebenarnya adalah usaha mengambil alih Rusia oleh elit Setan yang dikendalikan Rothschild.

    Para mata-mata, yang menggunakan tradisi kuno Ashkenazi, menggunakan nama-nama Rusia. Sebagai contoh, Trotsky nama aslinya adalah Bronstein. Kelompok ini dikirim ke berbagai tempat untuk memicu kerusuhan dan pemberontakan.


    Edisi Internasional Jewish Post, pada 24 Januari 1991 mengkonfirmasi bahwa Vladimir Lenin adalah orang Yahudi, nama aslinya adalah Vladimir Ilyich Ulyanov. Lenin juga dikutip pernah mengatakan,

    “Pendirian sebuah bank sentral adalah 90% dari usaha mengkomuniskan sebuah negara.”

    Orang-orang Yahudi ini, para Bolsheviks yang dibiayai Rothschild tercatat dalam sejarah sebagai pembunuh 60 juta orang Kristiani dan orang-orang non-Yahudi di Soviet.

    N.M. Rothschild & Sons mendapatkan peran permanen untuk menentukan harga harian emas dunia. Ini dilakukan di kantor mereka di City of London, setiap hari pada jam 11, yang dilakukan di tempat yang sama sampai tahun 2004.

    1920 : Winston Churchill (Ibunya adalah orang Yahudi, artinya dia adalah orang Yahudi menurut hukum Ashkenazi) menuliskan hal berikut di artikel Illustrated Sunday Herald,

    “Sejak pimpinan Illuminati Weishaupt, sampai ke Karl Marx, dan ke Trotsky, konspirasi dunia ini sudah berkembang dengan mantap. Sekarang akhirnya orang-orang luar biasa ini berhasil menggengam rambut dari setiap kepala orang Rusia dan menjadi tuan di kekaisaran yang luar biasa tersebut.”

    1921 : Atas perintah dari Jacob Schiff, Council of Foreign Relations (CFR) didirikan oleh Bernard Baruch dan Kolonel Edward Mandell House. Schiff memberikan perintah ini sebelum kematiannya tahun 1920, bahwa harus didirikan sebuah organisasi di Amerika untuk menyaring para politisi untuk melanjutkan konspirasi Rothschild. Formasi dari CFR disetujui di sebuah pertemuan pada 30 Mei 1919 di Hotel Majestic di Paris, Perancis.

    Anggota CFR pada mulanya adalah sekitar 1000 orang di Amerika. Mereka adalah kepala dari hampir semua kekaisaran industri di Amerika, semua bankir internasional Amerika, dan kepala dari semua yayasan bebas pajak. Mereka akan menyediakan modal bagi setiap kandidat yang ingin menjadi anggota Konggres, Senat, ataupun Presiden.

    Pekerjaan pertama CFR adalah mengontrol pers. Tugas ini diberikan kepada John D. Rockefeller yang mendirikan sejumlah majalah nasional seperti Life dan Time. Dia juga membiayai Samuel Newhouse untuk membeli dan mendirikan jaringan surat kabar di seluruh Amerika, dan bersama-sama Eugene Meyer mereka membeli Washington Post, Newsweek, dan The Weekly Magazine.

    CFR juga perlu mengontrol radio, televisi, dan industri perfilman. Tugas ini dibagi-bagikan di antara para bankir seperti Kuhn Loeb, Goldman Sachs, Warburgs, dan Lehmanns.

    1924 : Josef Stalin menjadi penguasa di Rusia. Nama aslinya adalah Djugashvili, artinya “anak dari Yahudi.”

    1925 : Tahun ini di Ensiklopedia Yahudi, dikatakan tentang keberadaan para Yahudi Ashkenazi (yang merupakan 90% dari dunia Yahudi), dengan sebuah pengakuan yang mengejutkan bahwa musuh dari Yahudi, Esau (yang juga dikenal dengan nama Edom, lihat Kitab Kejadian Bab 36:1), sekarang merupakan representasi dari ras Yahudi, dan pada halaman 42 volume V dikatakan bahwa,

    “Edom adalah Yahudi modern.”

    Ini sama saja dengan mengatakan bahwa orang-orang Yahudi Ashkenazi ini, yang merupakan 90% dari dunia Yahudi, sebenarnya adalah orang goyim (orang non-Yahudi).

    1926 : Maurice de Rothschild melahirkan seorang anak laki-laki, Edmond de Rothschild.

    1929 : Rothschild menghancurkan perekonomian Amerika dengan mengetatkan suplai uang .

    1930 : Bank Dunia pertama Rothschild, “Bank for International Settelments (BIS)” didirikan di Basle, Swiss. Tempat yang sama saat 33 tahun sebelumnya diselenggarakan Konggres Zionist Dunia.

    1933 : Pada 30 Januari, Adolf Hitler menjadi Kanselor Jerman. Dia mengusir Yahudi, yang kebanyakan adalah komunis keluar dari posisi mereka di pemerintahan Jerman. Akibatnya, pada bulan Juli, Yahudi menggelar Konferensi Dunia di Amsterdam dan menuntut Hitler mengembalikan setiap orang Yahudi kembali ke posisi mereka.

    Hitler menolak. Kemudian Samuel Untermyer, yang sekarang menjadi kepala delegasi Amerika dan pimpinan konferensi ini, kembali ke Amerika dan menyampaikan hal berikut,

    “…Yahudi adalah aristokrat di dunia… Apa yang akan kita lakukan adalah memboikot semua produk Jerman, pengiriman dan jasa… Kita akan menghancurkan regim Hitler dan mengembalikan akal sehat orang Jerman dengan menghancurkan ekspor mereka… Setiap dari kalian, orang Yahudi atau bukan… harus menolak membeli apapun juga yang dibuat dari Jerman.”

    Karena 2/3 dari suplai makanan Jerman harus diimpor, dan hanya bisa diimpor kalau ada barang yang diekspor, maka bila Jerman tidak bisa lagi mengekspor, 2/3 dari populasi Jerman akan kelaparan, karena hanya ada bahan makanan untuk 1/3 rakyat Jerman.

    Akibat boikot ini, Yahudi di Amerika, akan memprotes ataupun merusak semua toko yang menjual produk Jerman.

    Saat efek dari boikot ini mulai terasa di Jerman, orang-orang Jerman, yang sampai saat itu tidak melakukan kekerasan apapun terhadap orang Yahudi, pun mulai memboikot toko-toko Yahudi.
  6. lanjutan
    Tentara Nazi dan Yahudi Palestina kemudian berkolaborasi selama 7 tahun ke depan. Mereka memiliki satu tujuan yang sama, Yahudi Palestina menginginkan agar semua orang Yahudi pindah ke Palestina, sedangkan Nazi menginginkan agar orang Yahudi di Jerman bisa diusir keluar dari Jerman. Mereka menandatangani sebuah perjanjian yang dinamakan Ha’avara, yang isinya adalah izin transfer dari penduduk Yahudi beserta kekayaan mereka untuk dipindahkan dari Jerman ke Palestina.

    IBM yang didanai Rothchild, membuat mesin untuk Nazi yang memproduksi kartu-kartu untuk mengorganisasikan dan mengatur identifikasi sosial untuk mengusir orang Yahudi, dan menyita properti mereka.

    Tahun ini, Presiden Roosevelt, yang lahir oleh wanita Yahudi, memerintahkan agar semua dolar Amerika dicetakkan sebuah logo Illuminati, sebuah mata yang sedang mengawasi dengan motto “Novus Ordo Seclorum,” artinya “Tatanan Dunia Baru.”

    1934 : Hukum kerahasiaan bank Swiss dirubah dan setiap karyawan bank yang melanggar aturan ini akan dimasukkan ke penjara. Ini adalah persiapan untuk Perang Dunia II yang direkayasa oleh Rothschild, yang mana seperti biasanya, mereka akan membiayai kedua belah pihak.
    Edmond de Rothschild meninggal.

    1938 : Tanggal 7 November, seorang Yahudi, membunuh Ernst vom Rath, seorang ofisial kedutaan Jerman di Perancis. Hasilnya tingkat kebencian orang Jerman kepadaYahudi mulai lepas kendali.
    Bank Rothschild di Austria, S.M. von Rothschild und Sohne, ditutup setelah pendudukan Nazi di Austria.

    1939 : I.G. Farben, produsen bahan kimia di dunia dan perusahaan baja terbesar di Jerman melipatgandakan produksi mereka. Ini adalah untuk mempersiapkan pasukan Jerman menghadapi Perang Dunia II. Perusahaan ini dimiliki oleh Rothschild dan mereka menggunakan orang Yahudi dan para pembangkang lainnya sebagai budak pekerja. I.G. Farben juga menciptakan Zyklon B, gas yang digunakan untuk membunuh orang Yahudi.
    Tanggal 1 September, Perang Dunia II dimulai saat Jerman menyerang Polandia. Pimpinan Jerman adalah orang Kristiani, dia mengetahui bahwa Rusia sedang dipimpin oleh Komunis (yang dibiayai Rothschild), dan dia khwatir saat Persekutuan Soviet berkembang terlalu kuat, Yahudi komunis akan menginvasi Jerman dan menyapu bersih orang Kristiani dari peta dunia.
    1940 : Dalam bukunya, “Inside The Gestapo,” Hans jurgen Koehler mengatakan hal berikut tentang Maria Anna Schicklgruber, nenek dari Adolf Hitler,
    “Seorang pelayan wanita… pergi ke Vienna dan menjadi pelayan rumah tangga… di kediaman Rothschild… dan Kakek Hitler yang tidak diketahui pasti ada di rumah tersebut.”
    Buku lain “The Mind of Hitler,” oleh Walter Langer mengatakan,
    “Ayah Hitler, Alois Hitler, adalah anak haram dari Maria Anna Schicklgruber… Maria tinggal di Vienna saat dia mengandung. Saat itu dia dipekerjakan sebagai pelayan di rumah Baron Rothschild. Saat diketahui bahwa dia mengandung, Maria dikirim pulang ke kampungnya… di mana Alois lahir.”
    Di permukaan, tampaknya Hitler tidak mungkin seorang keturunan Rothschild, tetapi saat Anda mengetahui manfaat yang didapat Rothschild dari perang, baik secara finansial maupun politik, sebuah koneksi Rothschild sebenarnya tidak lagi tampak aneh.

    1941 : Presiden Roosevelt merencanakan untuk melibatkan Amerika ke dalam perang dengan melarang penjualan baja bekas dan minyak kepada Jepang. Saat itu Jepang sedang berperang melawan Cina. Tanpa baja dan minyak, Jepang tidak bisa melanjutkan perangnya. Jepang tergantung total kepada Amerika untuk menyediakan baja bekas dan minyak. Roosevelt sudah tahu bahwa ini akan memprovokasi Jepang untuk menyerang Amerika, yang memang mereka lakukan lewat serangan Pearl Harbor.

    1942 : Prescott Bush, Bapak dari dua Presiden Amerika di masa mendatang, George Herbert Walker dan George W, perusahaannya disita atas tuduhan “Berdagang dengan Musuh,” dia membiayai Hitler dari Amerika, padahal pada saat yang sama tentara Amerika sedang berperang melawan tentara Jerman.

    1943 : Tanggal 18 Febuari, Izaak Greenbaum, seorang Zionist, kepala dari komite penyelamatan Yahudi, dalam pidatonya di pertemuan Zionist mengatakan,
    “Bila saya ditanya, bisakah kamu memberikan uang dari UJA (United Jewish Appeal) untuk menolong kaum Yahudi, jawaban saya adalah tidak, saya katakan sekali lagi, tidak! Seekor sapi di Palestina lebih berharga daripada seluruh orang Yahudi di Polandia!”
    Kata-kata ini tidaklah mengejutkan, keseluruhan ide dari Zionist memang mendukung pembunuhan masal terhadap orang Yahudi untuk menakut-nakuti mereka supaya percaya bahwa satu-satunya tempat yang aman bagi mereka adalah Israel. Bagaimana lagi caranya menyakinkan kaum Yahudi untuk meninggalkan kota-kota indah di Eropa untuk pindah ke Israel, sebuah padang gurun!

    1944 : Di Bretton Woods, New Hampshire, dua bank Internasional Rothschild diciptakan: IMF dan World Bank.

    1945 : Dilaporkan bahwa pabrik I.G. Farben tidak dijadikan target pemboman di Jerman. Di akhir perang, kerusakan pabrik ini hanya mencapai 15%. Pengadilan yang diselenggarakan di akhir Perang Dunia II untuk menginvestigasi kejahatan perang Nazi, melakukan sensor terhadap semua material yang melaporkan bantuan Barat kepada Hitler.
    Keluarga Rothschild berhasil melangkah maju untuk menciptakan Pemerintahan Dunia mereka dengan didirikannya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
    1947 : Inggris yang di sebelum Perang Dunia 2 menyatakan bahwa tidak akan ada imigrasi orang Yahudi ke Palestina untuk melindungi orang Palestina dari aksi teror terhadap mereka ataupun terhadap tentara Inggris, mentransfer kontrol atas Palestina kepada PBB, yang kemudian memutuskan untuk membagi Palestina menjadi 2 bagian, satu untuk Zionist dan satu lagi untuk Arab, dengan kota Yerusalem tetap sebagai zona internasional dan bisa dinikmati oleh semua aliran kepercayaan.
    Transfer ini dijadwalkan pada 15 Mei 1948. Bagaimana orang Arab bisa tidak marah, PBB tidak punya hak untuk memberikan properti Arab kepada siapapun, apalagi sebenarnya saat itu orang Yahudi di Palestina hanya 6%, tetapi mereka mendapatkan 57% dari tanah Palestina.

    1948 : Rothschild menyuap Harry Truman (Presiden ke-33 Amerika) untuk mengakui Israel sebagai negara berdaulat dengan memberikan $2 juta kepadanya sebagai dana kampanye. Setengah jam setelah Israel menyatakan diri sebagai negara berdaulat, Amerika menjadi negara pertama di dunia yang menyatakan pengakuan atas keberadaan Israel.
    Bendera Israel diperkenalkan. Dia adalah heksagram Rothschild dengan warna biru.
    Hal ini membuat marah banyak orang Yahudi yang menyadari bahwa tanda heksagram ini sebenarnya merupakan simbol misterius zaman kuno, Moloch, yang digambarkan sebagai Iblis yang tidak bersedia berkorban. Heksagram ini juga merepresentasikan Saturn, sebutan lain dari Setan. Tetapi begitulah, karena Rothschild menginginkannya, maka dia menjadi bendera dari Israel.

    Dua garis biru di bendera Israel adalah simbol dari sungai Nil dan Eufrat. Dengan demikian ambisi teritorial dari Israel meliputi: Irak, Syria, Yordan, Lebanon, dan sebagian dari Arab Saudi.
    Saat PBB mentransfer Palestina menjadi Negara Yahudi tanggal 15 Mei, Israel melancarkan serangan militer kepada orang Arab dan mengatakan kepada mereka, bila mereka tidak segera melarikan diri, mereka akan dibunuh. 800 ribu orang Arab pergi dalam panik, mereka mencoba meminta bantuan dari negara-negara Arab lainnya, tetapi tidak ada yang membantu karena saat itu tidak ada yang bisa menandingi persenjataan Israel yang disuplai oleh regim Stalin di Rusia. Kemudian Israel menguasai 78% tanah dari Palestina, lebih dari 57% seperti yang diberikan secara ilegal oleh PBB.

    1949 : Pada 1 Oktober, Mao Tse Tsung menyatakan kemerdekaan Republik Rakyat Cina di lapangan Tiananmen, Beijing. Dia dibiayai oleh Komunis Rusia dengan dana dari Rothschild dan juga beberapa agen Rotschild lainnya yaitu: Solomon Adler, mantan ofisial Keuangan Amerika yang menjadi mata-mata di Rusia; Israel Epstein, anak dari seorang Yahudi Bolshevik yang dipenjarakan oleh Tsar di masa revolusi; dan Frank Coe, salah seorang pimpinan di IMF milik Rothschild.

    1950 : Israel mengeluarkan peraturan tentang kepulangan pengungsi, menjamin bahwa setiap orang Yahudi di dunia memiliki hak untuk menetap di Israel, namun para warga Palestina yang nenek moyangnya sudah tinggal di sana sejak 1300 tahun yang lalu, tidak memiliki hak tersebut.

    1951 : Badan Inteligen Israel “Mossad” didirikan. Motto dari Mossad mungkin adalah slogan paling memuakkan yang ada di dunia:
    “By Way of Deception, Thou Shalt Do War”
    (Dengan Cara Menipu, Engkau Seharusnya Berperang)

    1955 : Edmond de Rothschild mendirikan Compagnie Financiere, di Paris.

    1957 : Maurice de Rothscild meninggal di Paris.

    1962 : de Rothchild Freres mendirikan Imetal sebagai perusahaan induk dari bisnis pertambangan mineral mereka.
    Dalam bukunya “The Rothschilds,” Frederic Morton mengatakan,
    “Walaupun mereka mengontrol industri, perdagangan, pertambangan, dari korporasi turisme, tidak dari perusahaan itu yang menggunakan nama Rothschild. Sebagai perusahaan pribadi, keluarga ini tidak perlu, dan tidak akan, menerbitkan laporan keuangan apapun.” Tujuan dari Rothschild adalah mengeliminasi semua kompetisi dan menciptakan monopoli global mereka sendiri.


    1963 : Kurang dari enam bulan setelah menandatangani Executive Order 11110, yang mengembalikan hak mencetak uang Amerika kepada Konggres dan tidak lagi lewat Federal Reserve yang dimiliki Rothschild, Presiden John F. Kennedy mati ditembak.
    Kemungkinan penyebab lainnya dari kematian Kennedy adalah karena dia menyatakan secara tegas kepada Perdana Menteri Israel, David Ben-Gurion, bahwa dalam keadaan apapun juga dia tidak akan menyetujui Israel menjadi negara nuklir.
    Edmond de Rothschild mendirikan La Compagnie Financiere Edmond de Rothschild (LCF), di Swiss sebagai perusahaan modal ventura. Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi bank investasi dan manajemen asset yang memiliki banyak cabang. Dia juga menikahi Nadine dan memiliki seorang anak, Benjamin de Rothschild.

    1965 : Israel mendapatkan uranium dari NUMEC (Nuclear Materials and Equipment Corporation)

    1970 : Perdana Menteri Inggris Edward Heath menjadikan Lord Victor Rothschild sebagai kepala unit kepolisian Inggris. Pada masa ini Inggris menjadi anggota European Community.

    1973 : Dalam bukunya, None Dare Call It Conspiracy, Gary Allen mengatakan,
    “Satu alasan utama mengapa buku-buku sejarah tidak membahas peranan dari bankir internasional dalam sejarah politik adalah karena Rothschild adalah orang Yahudi. Kaum Yahudi menggunakan organisasi Anti-Defamation Leaque (ADL) sebagai instrumen untuk meyakinkan semua orang bahwa bila orang membicarakan Rothschild dan kawan-kawannya maka dia menyerang orang Yahudi. Mereka juga menjadikan topik tersebut sebagai subjek yang tabu untuk dibicarakan di Universitas. Setiap individu ataupun buku yang membahas masalah ini akan segera diserang oleh ratusan komunitas ADL di seluruh negeri ini. Sesungguhnya, tidak ada orang yang lebih berhak lagi untuk marah kepada Rothschild selain orang Yahudi…, Rothschild-lah yang membiayai Nazi untuk membantai mereka.”

    George J. Laurer, seorang karyawan Rothschild di IBM, menciptakan UPC (Universal Product Code) barcode yang melekat pada semua barang yang dijual di seluruh dunia yang memiliki angka 666.
    Kitab Wahyu Bab 13 ayat 17 – 18:
    “dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini adalah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.”
    Keseluruhan tujuan Setan dari Rothschild sedang dijalankan di dunia, semua barang yang dibeli dan dijual menggunakan tanda dari binatang itu, 666.

    1976 : Seorang Yahudi Ashkenazi, Harold Rosenthal, ajudan dari Yahudi Ashkenazi lainnya, Senator Jacob Javits, mengatakan,
    “Kebanyakan orang Yahudi tidak ingin mengakuinya, tetapi tuhan kita adalah Lucifer.”

    1980 : Fenomena global privatisasi dimulai. Dinasti Rothschild ada di baliknya sejak awal untuk mengambil alih kontrol atas semua aset publik di seluruh dunia.
    1981 : Banque Rothschild dinasionalisasikan oleh pemerintah Perancis. Rothschild kemudian mendirikan bank baru Rothschild & Cie Banque (RCB) sebagai pengganti bank sebelumnya dan menjadi salah satu perusahaan investasi di Perancis.

    1985 : Eustace Mullins mempublikasikan “Siapa pemilik Jaringan Televisi,” yang mana dia mengungkapkan bahwa Rothschild mengontrol ketiga jaringan terbesar TV Amerika: NBC, CBS, dan ABC.
    N.M. Rothschild & Sons menasehati pemerintah Inggris untuk memprivatisasikan British Gas. Mereka kemudian juga membujuk Inggris melego semua aset-aset negaranya: baja, batu bara, perusahaan pembangkit listrik, dan juga air bersih.

    1987 : Edmond de Rothschild mendirikan World Conservation Bank yang dirancang untuk mentransfer hutang dari negara dunia ketiga (miskin) ke bank tersebut dan sebagai gantinya negara dunia ketiga akan memberikan tanah mereka kepada bank tersebut. Ini dimaksudkan agar Rothschild bisa mengontrol negara dunia ketiga yang memiliki 30% luas tanah di bumi.

    1988 : ADL menyelenggarakan kompetisi nasional bagi mahasiswa hukum untuk merancang draf anti-kebencian terhadap kelompok minoritas. Pemenangnya seorang pemuda bernama Joseph Ribakoff, di mengatakan bahwa bukan hanya kekerasan yang dimotivasi kebencian harus dilarang, tetapi semua kata-kata yang membangkitkan kecurigaan, perpecahan, kebencian, dan kemungkinan kekerasan, juga harus dianggap sebagai kriminal.
    Pemenang hadiah ADL ini menyarankan pemerintah untuk memonitor dan melarang kebebasan berbicara, dan melakukan sensor terhadap semua film yang mengkritik kelompok tertentu. ADL berhasil memaksakan peraturan-peraturan ini untuk dipraktekkan di seluruh dunia 15 tahun mendatang.
    Peraturan ini didisain untuk melindungi konspirasi Rothschild. Bila Anda mengkritik Rothschild sebagai kriminal kabalist, Anda akan dijadikan target anti-Semit.

    1989 : Beberapa negara di Eropa Timur, atas pengaruh dari Glasnost dan Perestroika, menjadi lebih terbuka dan mulai menuntut kebebasan dari pemerintahan Komunis menjadi Republik. Di Rusia dan sejumlah negara Eropa Timur, komunisme mulai tumbang dan digantikan dengan Republik.
    Di Rusia, Boris Yeltsin (istrinya adalah putri dari Joseph Stalin) dan pemerintahan Republiknya mengambil langkah mengakhiri Komunisme dan menyita semua properti mereka.
    Ini adalah simbol jatuhnya komunisme di Rusia, dan menyebabkan gelombang eksodus sebanyak 700.000 orang Yahudi menuju Israel.

    1991 : Perang Teluk dimulai. Amerika dan Inggris kembali terlibat dalam perang. Tidak kurang dari 150.000 tentara Irak mati dalam perang tersebut.
  7. 1992 : Bulan Maret, mantan Gubernur Federal Reserve Paul Volker menjadi Komisaris perusahaan perbankan Eropa: J. Rothschild, Wolfensohn and Co.
    Tanggal 16 September mata uang Inggris Poundsterling jatuh oleh aksi spekulasi yang dipimpin agen Rothschild, seorang Yahudi Ashkenazi, George Soros. Soros meminjam pound dan kemudian membeli Deutsche Marks, dengan harapan akan mengembalikan pound ketika mata uang mereka didevaluasi dan mendapatkan selisihnya sebagai keuntungannya. Dalam satu hari itu, Soros untung 1 milyar dolar! Kanselor Inggris, Norman Lamont, mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 5% dan membawa Inggris menuju resesi selama beberapa tahun ke depan.
    Rothschild yang menyuruh Inggris memprivatisasikan aset-aset negaranya sepanjang 1980-an, menyebabkan harga saham melambung, dan kemudian memprakarsai kejatuhan poundsterling untuk memborong saham-saham tersebut dengan harga murah. Ini adalah fotokopi dari apa yang dilakukan Nathan Mayer Rothschild untuk mengambil alih perekonomian Inggris 180 tahun yang lalu.
    Perlu Anda ketahui, Norman Lamont adalah salah satu pimpinan N.M. Rothschild and Sons sebelum diangkat sebagai Kanselor Inggris.

    1993 : Norman Lamont meninggalkan jabatannya di pemerintah Inggris dan kembali ke N.M. Rothschild & Sons sebagai Direktur, setelah misinya untuk menjatuhkan perekonomian Inggris berhasil.

    1995 : Mantan ilmuan energi atom, Dr Kitty Little mengklaim bahwa Rothschild mengontrol 80% suplai uranium dunia yang membuat mereka sebagai pemegang monopoli atas nuklir.

    1996 : Dalam wawancara di acara 60 Minutes, Duta Besar PBB Amerika, Madeleine Albright, seorang Yahudi Ashkenazi, yang ditanya mengenai sanksi ekonomi Amerika terhadap Irak yang menyebabkan kematian setengah juta balita berkata,
    “Ini adalah pilihan yang sulit, tetapi harganya, menurut kami, setara.”
    8 bulan kemudian, Presiden Clinton mengangkat Albright sebagai Sekretaris Negara.

    1997 : Kofi Annan menjadi Sekretaris Jenderal PBB. Istrinya, Nane Lagergren, adalah keturunan dari Rothschild.

    1998 : Bank Sentral Eropa didirikan di Frankfurt, kota kelahiran Rothschild.

    2001 : Serangan 11 September terhadap gedung World Trade Center direkayasa oleh Israel dengan bantuan Inggris dan Amerika, dengan menjadikan Osama Bin Ladin sebagai tameng. Tujuannya adalah memperkuat kekuasaan negara dan menekan kebebasan dari penduduk dunia dengan menawarkan rasa aman.
    Mereka juga akan menggunakan serangan ini untuk menyerang beberapa negara tersisa di dunia yang belum mengizinkan berdirinya bank sentral Rothschild. Kurang dari 1 bulan sejak ledakan WTC, Amerika menyerang Afganistan, satu dari 7 negara di dunia yang tidak memiliki bank sentral Rothschild.
    Alasan lain mengapa Amerika menyerang Taliban di Afganistan adalah karena pimpinan mereka, Mullah Omar melarang produksi opium sejak Juli 2000. Anda masih ingat apa yang terjadi pada Cina tahun 1839? Hasilnya, sejak Maret 2002, produksi opium di Afganistan kembali meningkat dengan pesat.
    Sebelum ledakan WTC, ada jutaan dolar transaksi put option (penjualan) saham American Airlines dan United Airlines. FBI tidak pernah melaporkan hasil investigasi mereka tentang siapa yang ada di balik transaksi itu karena hasilnya mengarah ke Israel.
    Mulai ada kiriman anthrax ke berbagai instansi politik dan media Amerika. Seperti kasus 911, kesalahan lansung dilimpahkan kepada Al-Qaeda, sampai ditemukan bahwa ternyata antrax yang ditemukan dalam amplop kiriman adalah buatan khusus yang hanya dimiliki militer Amerika.
    Pada 3 Oktober, Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, membuat pernyataan ini kepada Shimon Peres,
    “Setiap kali kami melakukan sesuatu kamu mengatakan padaku Amerika akan berbuat ini dan Amerika akan berbuat itu… Saya mau mengatakan kepadamu dengan jelas, tidak usah khawatir tentang tekanan Amerika kepada Israel. Kita, orang Yahudi, mengendalikan Amerika, dan orang Amerika tahu itu.”

    2002 : Kamus Internasional Webster yang dicetak ulang tahun 2002, menyediakan definisi baru tentang Anti-Semit yang sebelumnya belum pernah dirubah sejak 1956. Menurut definisi terbaru, anti-Semit adalah:
    1. Memusuhi Yahudi baik sebagai agama maupun sebagai ras, yang sering kali diikuti dengan diskriminasi sosial, politik, dan ekonomi.
    2. Oposisi terhadap Zionisme
    3. Simpati terhadap musuh Israel.
    Definisi (2) dan (3) adalah tambahan baru di edisi 2002 ini, sebagai persiapan sebelum Amerika menyerang Irak atas perintah dari negara Rothschild, Israel.

    2003 : Amerika menyerang Irak tanggal 19 Maret, “Hari Purim” dalam kalender Yahudi. Hari Purim adalah hari saat Yahudi merayakan kemenangan mereka atas Babylonia, yang sekarang terletak di perbatasan Irak.
    Perlu Anda ketahui, 10 tahun lalu, invasi Amerika kepada Irak diakhiri juga di Hari Purim, saat mereka membunuh 150.000 pasukan Irak. Purim juga merupakan saat di mana Yahudi dianjurkan untuk melakukan balas dendam berdarah terhadap para musuhnya.
    Irak adalah satu dari 6 negara tersisa yang belum didirikan bank sentral Rothschild. Perang ini juga dimaksudkan untuk mencuri persediaan air bersih Irak untuk disuplai kepada Israel. Israel harus mencuri dari Dataran Tinggi Golan Syria untuk menyediakan 1/3 pasokan air bersih mereka.
    Perdana Menteri Malaysia, Dr. Mahathir Mohamad berkata,
    “Yahudi memerintah dunia secara tersembunyi. Mereka menyuruh orang lain berperang dan mati demi mereka.”

    2004 : Direktur Nasional dari ADL, Abraham Foxman, menerbitkan sebuah buku berjudul “Never Again? The Threat of the New Anti-Semitism,” yang mana dia mengatakan bahwa Perjajian Baru “berbohong” bahwa orang Farisi bertanggungjawab atas kematian Yesus Kristus, dan karena itu buku itu merupakan buku anti-Semit. Alkitab adalah “buku yang menciptakan kebencian,” jadi perlu disensor ataupun dilarang.

    2005 : Tanggal 20 Januari, saat menyampaikan pidato pengangkatannya, Presiden Bush berkata “Saat nenek moyang kita menyatakan sebuah tatanan dunia baru…,” Ini tidak benar. Nenek moyang Amerika tidak pernah menyatakan “Tatanan Dunia Baru (New World Order / One World Government), yang melakukannya adalah Roosevelt tahun 1933, saat dia memerintahkan uang dolar Amerika untuk dicap “Novus Ordo Seclorum.”
    Saat ini tinggal 5 negara di dunia yang bank sentralnya tidak dalam pengaruh Rothschild: Iran, Korea Utara, Sudan, Kuba, dan Libya.”
    Profesor Fisika, Stephen E. Jones dari Universitas Brigham Young menerbitkan sebuah makalah yang membuktikan bahwa gedung WTC hanya mungkin diruntuhkan dengan bahan peledak dan bukan lewat kobaran api. Tidak ada media yang mau meliput penemuan dia.
    Tanggal 30 September, sebuah surat kabar di Denmark, Jyllands-Posten, menerbitkan 12 gambar kartun dari Nabi Muhammad. Kartun-kartun ini kemudian dicetak di lebih dari 50 negara lainnya dan memicu kemarahan dari komunitas Muslim. Ini persis adalah alasan mengapa gambar-gambar dicetak. Ingat, pemenang dari perselisihan antara komunitas Muslim dan bangsa Barat (Kristiani) bukanlah salah satu dari mereka, melainkan orang Yahudi Zionis. Siapa editor dari Jyllands-Posten? Flemming Rose, seorang Yahudi.

    2006 : The Edmond De Rothschild Banque, cabang dari grup perbankan Edmond De Rothschild Eropa di Perancis, menjadi perusahaan perbankan keluarga pertama yang mendapatkan persetujuan dari Komisi Regulator Perbankan Cina untuk memasuki pasar finansial Cina.
    ADL mulai menekan paksa berbagai pemerintahan di dunia untuk meluluskan legislasi kejahatan atas kebencian, terutama terhadap etnis minoritas (Yahudi). Mereka mulai ketakutan karena kriminalitas kabalis mereka semakin sering diekspos di internet. Pekerjaan mereka adalah melindungi jaringan kriminal ini dan cara terbaik untuk mencapai tujuan ini adalah meluluskan hukum bahwa siapapun yang mengekspos kriminalitas Yahudi akan dituntut sebagai kriminal. Pada saat yang bersamaan, mereka mempraktekkan hal yang berkebalikan dari apa yang mereka tekankan kepada orang lain:
    • Israel hanya mengizinkan keturunan Yahudi untuk beremigrasi ke Israel dan memberikan insentif finansial kepada orang-orang tersebut.
    • Hukum di Israel melarang perkimpoian antara orang Yahudi dengan orang non-Yahudi.
    • Israel melarang orang non-Yahudi untuk memiliki properti di negaranya, dan yang paling menarik…
    • Israel melarang orang non-Yahudi untuk memiliki bisnis media di negaranya, sekalipun mereka adalah penguasa media di negara-negara lainnya.

    David Irving dijatuhi hukuman 3 tahun penjara di Austria karena menyangkal adanya holocaust. Penting untuk Anda ketahui bahwa satu-satunya peristiwa sejarah yang bisa membuat Anda ditangkap hanya karena mempertanyakannya adalah holocaust. Ini terjadi karena inilah senjata terhebat Rothschild untuk mencuci otak ANDA, ORANG GOYIM YANG BODOH! bahwa Yahudi adalah kelompok yang selalu ditindas, padahal kenyataannya mereka mengontrol mayoritas dari korporasi finansial internasional di seluruh dunia.
    Sarjana besar Muslim, Ibn Kathir, ketika membahas asal usul 'Yajuj wa Ma'juj (Gog dan Magog) - orang-orang yang secara tradisional menghuni kawasan antara Laut Hitam dan Laut Kaspia, yang mana kerajaan Khazar pada awalnya berada - dalam buku sejarahnya, Al-Bidayah wa'l-Nihayah (Awal dan Akhir), secara khusus menyatakan bahwa "Gog dan Magog adalah dua kelompok orang Turki, keturunan dari Yafith (Japheth), bapak dari orang Turki, salah satu dari anak-anak nabi Nuh / Noah. "

    Sangat menarik untuk dicatat bahwa dalam salah satu pertanyaan yang dilayangkan oleh Hasdai ibn Shaprut [bendahara, pengadilan dokter dan Menteri (Khalifah) Abdar-Rahman III (912-961 AD) di Spanyol] dalam bentuk surat ke [Khazar] Raja Joseph ,"Apakah suku Yahudi Khazar ada kaitannya dengan sepuluh suku yang 'hilang' - yaitu sepuluh suku dari suku bangsa Israel, dimana kita ketahui, kemudian dikenal sebagai orang-orang Israel.

    Raja Joseph secara kategori dalam surat balasannya menyatakan bahwa tidak ada koneksi dalam hal apapun. Dalam memberikan silsilah rakyatnya, Raja Joseph, menulis kepada Arthur Koestler dalam bukunya, "Suku ketigabelas", "tidak dapat, dan tidak bisa diklaim bahwa mereka keturunan Yahudi; dia melacak asal muasal mereka bukan dari Shem/sham tetapi kepada anak ketiga Nuh, yaitu Japheth; atau lebih tepatnya cucu dari Japheth Togarma, nenek moyang semua suku Turki. "

    Ensiklopedia orang Yahudi mengatakan bahwa ulama Judaist tidak ragu-ragu mengenai keaslian surat-menyurat ini, di mana kata Ashkenazi pertama kali terjadi, hingga kini tidak diketahui kelompok "Yahudi Timur" dan menunjuk sebagai asosiasi orang Slav.

    Jawaban Raja JOseph ini sangat signifikan, bukan hanya karena merupakan kesimpulan akhir tetapi menunjukkan bahwa Yahudi Khazar bukanlah Yahudi, tetapi juga karena, paman mereka Togarma, menurut Bab Kejadian 10,2-3, adalah Magog.

    Ini berarti bahwa sangat mungkin bahwa nubuatan di dalam Alkitab dan Al Qur'an, bersama dengan nubuat yang dibuat oleh Nabi Muhammad, mengenai Gog dan Magog, yang secara langsung relevan dengan kegiatan dari orang-orang Khazar (Ashkenazi).
  8. OK...sekarang kembali ke masalah Ashkenazi (Bangsa Khazar) dimana pentolannya adalah keluarga mafia Rotschild yang mengklaim diri mereka adalah yahudi, hingga membuat sebuah konspirasi jahat demi terbentuknya cita-cita mewujudkan "New World Order".

    Sudah Jelas bahwa Khazar bukanlah bangsa yahudi, mereka bukan pula keturunan dari salah satu 12 suku asli Israel, tetapi secara langsung berhubungan dengan Gog dan Magog.

    Selain itu, penting untuk dicatat - beberapa penulis, termasuk Michael Rice, bahwa istilah 'Ashkenazim' di antara orang-orang Yahudi yang berasal dari Spanyol yang pergi ke Eropa Timur ketika mereka diusir pada 1493 - yang merupakan Ashkenaz nama seorang anak Gender, yang adalah seorang anak Japheth, seorang anak Nuh. 'Ashkenazi' berasal langsung dari orang-orang Yahudi Khazar, bukan dari Sephardhic Yahudi.

    Walaupun bisa dikatakan bahwa Sephardhim dan Ashkenazim terkait dalam beberapa hal, karena akhirnya jejak keturunan mereka kembali ke dua saudara, Shem dan Japheth, dua di antara anak-anak Nuh, namun jelas bahwa di jaman Musa tentunya, keturunan kedua saudara ini telah sepenuhnya menjadi bangsa yang berbeda, mendiami daerah-daerah berbeda di dunia, dan berbicara dengan bahasa yang berbeda sama sekali. Tidak rasional dapat menyatakan bahwa Suku asli Israel dan kontemporer leluhur orang Turki yaitu Khazars adalah satu orang yang sama.

    1. lanjutan
      Scholar claims to find medieval Jewish capital
      klaim kepemilikan atas tanah palestina oleh bangsa yahudi berdasarkan kitab suci Taurat adalah merupakan klaim sepihak dengan tidak melihat garis keturunan mereka.
      Bangsa Yahudi yang berdatangan dari negara-negara di Eropa Timur, Jerman, Belanda, Spanyol, Portugal, Timur Tegah dan Asia Tengah ke Tanah Palestina setelah PD II secara Genealogi bukanlah keturunan Abraham / Nabi Ibrahim as. yang mempunyai anak Ishak as. dan kemudian mempunyai anak Yaqub as (Israil) yang menurunkan bangsa bani Israil (Anak-anak Israil/yaqub).

      Hal tersebut dibuktikan oleh sebuah tim arkeologi Rusia yang pada tgl 30 Juli 2005 melakukan penggalian arkeologi dari abad ke-11 dan 12 berupa bangunan pondok yang dibuat dari batu bata dibakar di ****, Kota Silk Road, yang dulunya merupakan Ibu KOta Khazar, dekat Astrakha sekitar 800 mil (1280 km) sebelah selatan Moscow, Khazar didirikan sebagai sebuah negara feodal pertama di Eropa Timur.

      sumber: Scholar claims to find medieval Jewish capital - USATODAY.com
      SARJANA YAHUDI BONGKAR KEPALSUAN "SEJARAH JAHANAM" ZIONIS

      ISRAEL (SuaraMedia) – Dasar pendirian negara Israel berawal dari kata-kata Nabi Musa dalam ‘kitab Perjanjian Lama’, bahwa Tuhan “menganugerahkan” tanah Israel untuk orang-orang Yahudi dan tanah tersebut akan menjadi milik mereka untuk selama-lamanya.

      Kemudian ada cerita mengenai persebaran kaum Yahudi/Diaspora – setelah kaum Yahudi memberontak kepada pasukan Romawi pada abad pertama dan kedua, kaum Yahudi kemudian “diasingkan” dari tanah Israel dan kemudian menyebar di masyarakat Eropa, menjalani “kehidupan tersiksa”, dan akhirnya “disapu bersih” dalam “Holocaust” oleh Nazi Jerman.

      Setelah berabad-abad berdoa agar dapat kembali ke Israel, kaum Yahudi mampu mencapai tujuannya usai mengalahkan pasukan Arab di Palestina dan mendirikan Israel pada tahun 1948. Kisah ini adalah elemen tunggal dan pendukung utama bagi berdirinya negara Israel sebagai negara Yahudi.

      Namun, sebuah buku yang ditulis oleh sarjana Israel, Shlomo Sand, meruntuhkan segala klaim bangsa Israel tersebut. Shlomo memaparkan bahwa peristiwa Diaspora dengan bangsa Romawi tidak pernah ada, atau salah dipahami.

      Kejujuran Benjamin Freedman, Peringatan Buat Umat Manusia

      Apa saja fakta tentang orang Yahudi? (Saya menyebut mereka Yahudi kepada anda. karena mereka dikenal sebagai Yahudi. Saya sendiri tidak menyebut mereka sebagai Yahudi. Saya menunjuk mereka sebagai “disebut Yahudi”, karena saya tahu siapa mereka. Yahudi Eropa Timur, yang membentuk 92% dari populasi dunia dari bangsa yang menyebut dirinya sebagai “Yahudi”, sebenarnya adalah suku Khazars. Mereka adalah suku yang suka berperang yang hidup di pedalaman Asia. Mereka sangat suka berperang sehingga bangsa Asia mengusir mereka keluar dari Asia ke Eropa timur. Mereka membentuk Kerajaan Khazars dengan luas 800.000 mil persegi. Pada waktu itu Rusia belum eksis, tidak juga beberapa Negeri di Eropa. Kerajaan Khazars dulu merupakan Negeri terbesar di Eropa. begitu besar dan begitu kuat sehingga kerajaan lain ingin berperang, Suku Khazars akan meminjamkan 40.000 tentara. Begitulah betapa besar dan kuatnya mereka.

      Mereka pemuja kekerasan, yang bejat dan saya tidak ingin menceritakan ini secara detail sekarang. Tetapi dulu itulah agama mereka yang juga merupakan agama dari penyembah berhala dan kaum barbar dimanapun didunia. Raja Khazar menjadi begitu muak dengan kemunduran kerajaannya dan memutuskan untuk mengadopsi apa yang yang disebut agama monoteis, baik Kristen, Islam, atau apa yang dikenal sekarang sebagai Yudaisme, yang sebenarnya Talmudnisme. Dengan memutar sebuah gasing dan sambil mengatakan “eeny, meeny, miney, moe,” dia memilih dengan apa yang disebut Yudaisme. Dan kemudian menjadi agama Negara. Dia mengirim ke Sekolah Talmud Pembedita dan suara ribuan orang dan membawa ribuan rabi, membuka synagog (tempat ibadah Yahudi) dan sekolah, dan rakyatnya menjadi apa yang kita sebut sebagai Yahudi.

      Tidak satupun diantara mereka yang nenek moyangnya pernah menginjakkan kakinya di tanah suci. Tidak hanya di sejarah perjanjian lama, tetapi juga jika kita kembali waktu awal. Tidak satu pun diantara mereka! Dan sekarang mereka datang kepada orang Kristen and meminta kita untuk mendukung huru hara senjata mereka di Palestina dengan mengatakan “Bukankah kalian ingin membantu mengembalikan Kaum Pilihan Tuhan ke tanah yang dijanjikan, tanah nenek moyang mereka, itu adalah tugas Kristen anda, Kami telah memberi satu dari putera kami sebagai Tuhan dan Juru Selamat kalian. Sekarang Pergilah kalian ke Gereja pada hari minggu, kalian berlutut dan menyembah seorang Yahudi, dan kami adalah orang Yahudi.”

      Tetapi mereka adalah suku Khazars penyembah berhala yang berubah sama seperti orang Irlandia yang berubah. Adalah menggelikan menyebut mereka “kaum dari tanah suci”. Sama seperti 54 juta rakyat Cina muslim menyebut diri sebagai orang Arab. Muhammad wafat pada tahun 620 Masehi, dan sejak saat itu 54 juta orang Cina telah menerima Islam sebagai agama kepercayaan. Sekarang bayangkan, di Cina 2000 mil jauhnya dari Arabia, dari Mecca dan tempat kelahiran Muhammad. Bayangkan jika 54 juta orang Cina menyebut diri mereka sebagai Arab. Kalian akan mengatakan bahwa mereka sinting . Seorang yang percaya bahwa 54 juta orang Cina tersebut adalah Arab pasti orang gila. Semua apa yang mereka lakukan adalah adaptasi sebuah agama kepercayaan yang berasal dari Mekah, Arabia. Sama dengan orang Irlandia, Ketika orang Irlandia menjadi Kristen, tidak satupun orang yang mengeluarkan mereka dari laut dan diimpor ke tanah suci sekumpulan penduduk baru. Mereka tidak menjadi orang yang berbeda, mereka adalah orang yang sama tetapi menerima Kristen sebagai agama kepercayaan.

      Suku Khazar ini, penyembah berhala ini, Suku Asia ini, Suku Turki-Finlandia ini, adalah Ras Mongoloid, yang diusir keluar dari Asia kedalam Eropa Timur. Karena Raja mereka mengambil kepercayaan Talmud, mereka tidak memiliki pilihan lain. Sama juga seperti di Spanyol, jika rajanya adalah Katolik, semua orang harus menjadi Katolik. Jika tidak anda harus keluar dari Spanyol. Jadi begitulah suku Khazar menjadi apa yang kita sebut sekarang Yahudi.

      sumber: Benjamin Freedman Speaks: A Jewish Defector Warns America

    2. Hingga saat kemunculan Zionisme di Timur Tengah, ideologi ini tidak mendatangkan apapun selain pertikaian dan penderitaan. Dalam masa di antara dua perang dunia, berbagai kelompok teroris Zionis melakukan serangan berdarah terhadap masyarakat Arab dan Inggris. Di tahun 1948, menyusul didirikannya negara Israel, strategi perluasan wilayah Zionisme telah menyeret keseluruhan Timur Tengah ke dalam kekacauan.

      Titik awal dari Zionisme yang melakukan segala kebiadaban ini bukanlah agama Yahudi, tetapi Darwinisme Sosial, sebuah ideologi rasis dan kolonialis yang merupakan warisan dari abad ke-19. Darwinisme Sosial meyakini adanya perjuangan atau peperangan yang terus-menerus di antara masyarakat manusia. Dengan mengindoktrinasikan ke dalam otak mereka pemikiran yang kuat akan menang dan yang lemah pasti terkalahkan, ideologi ini telah menyeret bangsa Jerman kepada Nazisme, sebagaimana orang-orang Yahudi kepada Zionisme.

      Kini, banyak kaum Yahudi agamis, yang menentang Zionisme, mengemukakan kenyataan ini. Sebagian dari para Yahudi taat ini bahkan tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah dan, oleh karenanya, menolak untuk mengakuinya. Negarawan Israel Amnon Rubinstein mengatakan: Zionisme adalah sebuah pemberontakan melawan tanah air (Yahudi) mereka dan sinagog para Pendeta Yahudi. (Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19)

      Pendeta Yahudi, Forsythe, mengungkapkan bahwa sejak abad ke-19, umat Yahudi telah semakin jauh dari agama dan perasaan takut kepada Tuhan. Kenyataan inilah yang pada akhirnya menimpakan hukuman dalam bentuk tindakan kejam Hitler (kepada mereka), dan kejadian ini merupakan seruan kepada kaum Yahudi agar lebih mentaati agama mereka. Pendeta Forsythe menyatakan bahwa kekejaman dan kerusakan di bumi adalah perbuatan yang dilakukan oleh Amalek (Amalek dalam bahasa Taurat berarti orang-orang yang ingkar kepada Tuhan), dan menambahkan: Pemeluk Yahudi wajib mengingkari inti dari Amalek, yakni pembangkangan, meninggalkan Taurat dan keingkaran pada Tuhan, kebejatan, amoral, kebiadaban, ketiadaan tata krama atau etika, ketiadaan wewenang dan hukum.

      sumber: http://www.shemayisrael.com/rabbiforsythe/holocaust
      Zionisme, yang tindakannya bertentangan dengan ajaran Taurat, pada kenyataannya adalah suatu bentuk fasisme, dan fasisme tumbuh dan berakar pada keingkaran terhadap agama, dan bukan dari agama itu sendiri. Karenanya, yang sebenarnya bertanggung jawab atas pertumpahan darah di Timur Tengah bukanlah agama Yahudi, melainkan Zionisme, sebuah ideologi fasis yang tidak berkaitan sama sekali dengan agama.

      Akan tetapi, sebagaimana yang terjadi pada bentuk-bentuk fasisme yang lain, Zionisme juga berupaya untuk menggunakan agama sebagai alat untuk meraih tujuannya.
      Selain itu, peperangan yang terjadi sepanjang sejarah dan pembantaian yang terjadi ini dikisahkan dalam Taurat. Jika seseorang berniat untuk mendapatkan dalil meskipun dengan cara membelokkan fakta-fakta yang ada untuk membenarkan tindakan keji, pembantaian dan pembunuhan, ia dapat dengan mudah mengambil bagian-bagian ini dalam Taurat sebagai rujukan untuk kepentingan pribadinya. Zionisme menempuh cara ini untuk membenarkan tindakan terorismenya, yang sebenarnya adalah terorisme fasis, dan ia sangat berhasil. Sebagai contoh, Zionisme telah menggunakan bagian-bagian yang berhubungan dengan peperangan dan pembantaian dalam Taurat untuk melegitimasi pembantaian yang dilakukannya terhadap warga Palestina tak berdosa. Ini adalah penafsiran yang tidak benar. Zionisme menggunakan agama sebagai alat untuk membenarkan ideologi fasis dan rasisnya.

      Sungguh, banyak orang-orang Yahudi taat yang menentang penggunaan bagian-bagian Taurat ini sebagai dalil yang membenarkan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina sebagai tindakan yang benar. The Neturie Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks anti Zionis, menyatakan bahwa, nyatanya, menurut Taurat, umat Yahudi tidak diizinkan untuk menumpahkan darah, mengganggu, menghina atau menjajah bangsa lainnya. Mereka menekankan lebih jauh bahwa, para politikus Zionis dan rekan-rekan mereka tidak berbicara untuk kepentingan masyarakat Yahudi, nama Israel telah dicuri oleh mereka. (Rabbi E. Schwartz, Advertisement by Neturei Karta in New York Times, 18 Mei 1993)

      Dengan menjalankan kebijakan biadab pendudukan atas Palestina di Timur Tengah dengan berkedok agama Yahudi, Zionisme sebenarnya malah membahayakan agama Yahudi dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia, dan menjadikan warga Israel atau Yahudi diaspora sebagai sasaran orang-orang yang ingin membalas terhadap Zionisme.

      dengan motor Yahudi Naturei Kerta berusaha menyadarkan Yahudi Ashkenazi yg telah banyak melenceng dari ajaran Taurat.
      Karena populasi yahudi ashkenazi lebih besar, suara Yahudi Naturei Kerta tenggelam ditengah gencarnya media mainstream yg sudah dikuasai khazar askenazi

      1.neturei karta protest zionism - Penelusuran Google
      2.neturei karta show khazar ashkenazi - Penelusuran Google
      3.Katolik - View topic - Dispensationalism, Israel dan Gereja - Ekaristi
      Rothschild menguasai 80% tanah Israel

      dan dari tulisan Simon Shama, 80% tanah Israel telah di kuasai Rothschild :

      Dalam satu kalimat, Anda memiliki sikap yang benar dari orang-orang Yahudi Rothschilds, dan memang, populasi manusia secara umum Orang-orang ini TIDAK Yahudi, mereka adalah keturunan non-manusia dengan kode genetik reptil yang bersembunyi di balik orang-orang Yahudi dan menggunakannya sebagai screen dan sarana berakhir. Menurut Simon Schama buku, Dua Rothschilds dan Tanah Israel (Collins, London, 1978), yang Rothschilds mengakuisisi 80% dari tanah Israel.

      Edmond de Rothschild bekerja erat dengan Theodore Herzl, yang kebetulan menjadi pendiri Zionisme, gerakan politik diciptakan untuk memastikan sebuah "Yahudi" tanah airnya di Palestina. Rothschild juga kekuatan di balik Chaim Weizmann, pemimpin lain dari Zionisme "Tanpa aku Zionisme tidak akan berhasil, tetapi tanpa Zionisme pekerjaan saya pasti akan terjebak sampai mati." Jadi sekarang dengan Rothschilds meningkatkan pembiayaan permukiman Yahudi di Palestina, dan dengan agen resmi pemerintah mendukung rencana mereka untuk Rothschild, maaf Yahudi, tanah air, mereka membutuhkan katalis yang akan menghancurkan protes di Arab mengambil alih negara mereka .

      Link Translate Indonesia >>>
      Link Asli >>>
    3. PROTOKOL ZIONIS VERSI ROTSCHILD
      PROTOKOL ZIONIS VERSI ROTSCHILD[/SIZE]

      Berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.
      • Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
      • Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
      • Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
      • Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
      • Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
      • Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
      • Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
      • Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
      • Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
      • Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
      • Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
      • Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
      • Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.
      • Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
      • Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
      • Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
      • Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
      • Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.
      • Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
      • Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
      • Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
      • Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
      • Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
      • Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
      • Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya

    4. PERANAN ASHKENAZI DI INDONESIA





      David Rockefeller

      Dalam konferensi di Jenewa tahun 1967 yang dipimpin olehnya, dihadiri oleh para ekonom-ekonom dari Indonesia yang disebut dengan "Mafia Berkeley".
      Singkat cerita, David Rockefeller mendiktekan para "Mafia Berkeley" tersebut apa yang diinginkannya...."Saya mau ini....ini...itu...itu...."

      Pertemuan yang berlangsung selama 3 hari saja...telah menghasilkan sebuah kesepakatan yang merubah nasib Bangsa Indonesia hingga saat ini. Dari sebuah Bangsa yang sangat kaya raya dengan kandungan alamnya menjadi Bangsa yang diobok-obok kedaulatannya hingga menjadi bangsa pengemis.

      Apa saja hasil dari kesepakatan tersebut :

      Freeport mendapatkan bukit (mountain) dengan tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger duduk dalam board). Sebuah konsorsium Eropa mendapat nikel Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapat bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan-perusahaan Amerika, Jepang, dan Prancis mendapat hutan-hutan tropis di Sumatera, Papua Barat, dan Kalimantan. Sebuah undang-undang tentang penanaman modal asing yang dengan buru-buru disodorkan kepada Soeharto membuat perampokan ini bebas pajak untuk lima tahun lamanya. Nyata dan secara rahasia, kendali ekonomi Indonesia pergi ke Inter Governmental Group on Indonesia (IGGI), yang anggota-anggota intinya adalah Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Australia dan, yang terpenting, Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

      Inilah titik awal kebangkrutan Bangsa Indonesia, sebuah negeri yang kekayaan alamnya tidak tertandingi di seluruh dunia, namun rakyatnya menjadi bangsa pengemis.

      Kita patut berterimakasih kepada para "Mafia Berkeley" yang mengaku sebagai orang-orang nasionalis, namun kenyataannya sebagai perampok terbesar dalam sejarah indonesia.

      Inilah wajah-wajah para "Mafia Berkeley"....



      Prof. Dr. Widjojo Nitisastro
      Bisa disebut sebagai ketua tidak resmi mafia Berkelley.



      Emil Salim

      University of California, Berkeley, Amerika Serikat, Department of Economics (1959-1964), (Master of Arts, 1962; Ph.D, 1964 dengan disertasi berjudul Institutional Structure and Economic Development)



      Prof. Dr. Ali Wardhana



      Johannes Baptista Sumarlin

      Universitas California, Berkeley, AS (M.A., 1960)



      Prof. Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti

      meraih gelar doktor di bidang ilmu politik dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat pada tahun 1980.


      David Rockefeller yang seorang tokoh Illuminati (Luciferian) mungkin telah memperkenalkan ajaran ini kepada para mafia-mafia ekonom ini...
      Para mafia2 tersebut banyak yang berkantorkan di BAPPENAS, dan gedung BAPPENAS pada masa lalu tekenal dengan sebutan "GEDUNG SETAN". Disinyalir gedung ini dijadikan tempat ritual menyembah Lucifer oleh para anggota Masonic/Freemasonry.
      Kaitkanlah sendiri teka-tekinya...!!!

      Menurut beberapa kalangan, Presiden Soeharto sangat percaya pada Widjojo. Loyalitas Widjojo agaknya adalah jawaban mengapa Presiden selalu memanggilnya pada saat kritis. Dan loyalitas itu pula yang tampaknya yang membuat Widjojo dicintai anak buahnya. Mereka masih tetap memberi laporan kepadanya, meskipun ia tidak lagi menjadi menteri. (TEMPO, 2 Februari 1985).

      Meskipun begitu, ia juga pernah dikecam. Tahun 1970, sebuah majalah kaum "Kiri Baru" Amerika, menyebutnya sebagai tokoh gerombolan "Mafia Berkeley". Maksudnya, ia disebut sebagai antek Amerika karena dididik di kampus Berkeley AS. Setahun kemudian, kecaman itupun sempat "dicuatkan" kembali (beberapa) koran di Indonesia. Di situ digambarkan bahwa Widjojo telah menyusun suatu strategi pembangunan yang kurang lebih telah menyerahkan kedaulatan ekonomi Indonesia ke tangan Barat.

      Profil Widjojo Nitisastro
      http://www.solusihukum.com/tokoh/tokoh18.php

      Sumarlin dipercaya memimpin lembaga tinggi negara, selaku Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dia salah satu arsitek ekonomi Indonesia bersama para dedengkot ekonomi lainnya, seperti Widjojo Nitisastro, Emil Salim dan Ali Wardhana. Mereka dijuluki sebagai “mafia Barkeley”.
      Wapedia - Wiki: J. B. Sumarlin

      Prof Dr Dorodjatun Kuntjoro-Jakti meraih gelar doktor di bidang ilmu politik dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat pada 1980. Begawan "Mafia Berkeley" ini sempat disebut sebagai the Dream Team dalam mengatasi krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak akhir 2007. Ia sangat terkenal di kalangan pelaku pasar. Dia juga dianggap pandai dalam melakukan lobi, apalagi terhadap AS.

      Keberadaan Entitas Zionis Israel di Palestina tidak bisa lepas dari Deklarasi Balfour 1917, dimana Menteri luar negeri Inggris Raya Arthur James Balfour mengirim surat kepada Rotschild (Walter Rothschild, 2nd Baron Rothschild) bahwa inggris akan memberikan tanah di Palestina untuk membuat "TANAH AIR" bagi kaum yahudi eropa, dengan syarat bahwa tak ada hal-hal yang boleh dilakukan yang mungkin merugikan hak-hak dari komunitas-komunitas yang ada di sana.



      Terjemahan dalam bahasa Indonesia
      Departemen Luar Negeri 2 November 1917
      Lord Rothschild yang terhormat,
      Saya sangat senang dalam menyampaikan kepada Anda, atas nama Pemerintahan Sri Baginda, pernyataan simpati terhadap aspirasi Zionis Yahudi yang telah diajukan kepada dan disetujui oleh Kabinet.
      "Pemerintahan Sri Baginda memandang positif pendirian di Palestina tanah air untuk orang Yahudi, dan akan menggunakan usaha keras terbaik mereka untuk memudahkan tercapainya tujuan ini, karena jelas dipahami bahwa tidak ada suatupun yang boleh dilakukan yang dapat merugikan hak-hak penduduk dan keagamaan dari komunitas-komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina, ataupun hak-hak dan status politis yang dimiliki orang Yahudi di negara-negara lainnya ."
      Saya sangat berterima kasih jika Anda dapat menyampaikan deklarasi ini untuk diketahui oleh Federasi Zionis.
      Salam,
      Arthur James Balfour


      Dari awal kedatangan para yahudi ashkenazi di Palestina sudah melakukan perampokan, pengusiran, Pembantaian dan kejahatan2 lainnya.
      Kenapa mereka tidak melakukan apa yang dituliskan dalam deklarasi Balfour ini? kenapa mereka tidak membaur saja dengan komunitas2 yang sudah ada disana, seperti orang2 Yahudi yang sudah hidup lama disana dan mampu menjalankan kehidupan yang harmonis dengan tetangga muslimnya.
      Bahkan setiap acara Yom Kiphur, banyak dari orang tua Yahudi menitipkan anak2nya kepada tetangganya yang muslim, sebuah kepercayaan dan keharmonisan yang tinggi yang ada dalam kehidupan mereka sebelum kedatangan para Yahudi Ashkenazi ini.

      Terdapat perbedaan besar yang sangat jelas mengenai karakter, watak dari orang Yahudi yang sudah lama tinggal di Palestina dengan Yahudi Ashkenazi sebagai penjajah.
      Maka jelaslah jawabannya kenapa mereka tidak bisa hidup membaur dengan komunitas 2 yang sudah ada di palestina sekalipun dengan kelompok yahudi sendiri yang sudah lama tinggal di palestina.
      Jawabannya adalah karena mereka tidak memiliki hubungan emosional baik secara historis, agama, apalagi kebangsaan/ras.

      Historis. Secara historis nenek moyang mereka belom pernah menyentuh tanah Palestina, karena memang bukan disana asal usul mereka.
      Agama. Secara agama, mereka memeluk agama Yahudi berdasarkan generasi sebelumnya yang terpaksa atau dipaksa memeluk agama itu atas perintah raja, tanpa mengamalkan ajaran2 yahudi. Bahkan mereka merubah kitab taurat menjadi Talmud. Sehingga terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara Judaisme dan Talmudisme. Bisa dibilang ini adalah 2 agama berbeda.
      Kebangsaan/Ras.Secara Ras apalagi, mereka bukanlah dari keturunan Bani Israel (anak cucu Yakub).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar